Filtra per genere
- 72 - belajar kitab Alfiyah ibnu malikWed, 12 Aug 2026 - 16min
- 71 - surat Al Kahfi, surat maryam, surat thohaThu, 18 Jun 2026 - 31min
- 70 - surat al Kahfi, surat maryam, surat thohaThu, 18 Jun 2026 - 08min
- 69 - surat hud, surat yusuf, surat ar ra'du, surat ibrahimTue, 16 Jun 2026 - 39min
- 68 - terjemah jazari/hilyatut tajwidThu, 11 Jun 2026 - 28min
- 67 - hadits shohih muslim no 4
Bab Terguran keras untuk dusta atas nama Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam
Shahih Muslim 4: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ubaid al-Ghubari telah menceritakan kepada kami Abu Awanah dari Abu Hashin dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaklah dia menempati tempat duduknya dari neraka."
Sat, 18 Oct 2025 - 10min - 66 - amtsilatut tasrifSun, 10 Aug 2025 - 39min
- 65 - biografi imam syafi'i dan imam nawawiSun, 10 Aug 2025 - 21min
- 64 - hadits imam Muslim no 3
Terguran keras untuk dusta atas nama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ قَالَ إِنَّهُ لَيَمْنَعُنِي أَنْ أُحَدِّثَكُمْ حَدِيثًا كَثِيرًا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَعَمَّدَ عَلَيَّ كَذِبًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ Telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami Ismail -yaitu Ibnu 'Ulayyah- dari Abdul Aziz bin Shuhaib dari Anas bin Malik bahwasanya dia berkata, 'Sesungguhnya sesuatu yang menghalangiku untuk menceritakan hadits yang banyak kepada kalian adalah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang sengaja melakukan kedustaan atas namaku, maka hendaklah dia menempati tempat duduknya dari neraka'."
Wed, 21 May 2025 - 08min - 63 - hadits imam Muslim no 2
و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ عَنْ شُعْبَةَ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ أَنَّهُ سَمِعَ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَخْطُبُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَكْذِبُوا عَلَيَّ فَإِنَّهُ مَنْ يَكْذِبْ عَلَيَّ يَلِجْ النَّارَ Dan telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah, telah menceritakan kepada kami Ghundar dari Syu'bah (dalam riwayat lain disebutkan) Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin al Mutsanna dan Ibnu Basysyar keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Manshur dari Rib'i bin Hirasy bahwasanya dia mendengar Ali berkhotbah, dia berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda, "Janganlah kalian berdusta atas namaku, karena siapa yang berdusta atas namaku niscaya dia masuk neraka."
Tue, 20 May 2025 - 07min - 62 - hadits shahih muslim no 1
Dan ia merupakan atsar yang masyhur dari Rasulullah ﷺ, "Barang siapa yang meriwayatkan hadis dariku, yang mana riwayat tersebut telah diketahui kedustaannya, maka ia (perawi) itu tergolong salah satu dari para pendusta." Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah, telah menceritakan kepada kami Waki' dari Syu'bah dari Al Hakam dari Abdurrahman bin Abi Laila dari Samurah bin Jundab. (Dalam riwayat lain disebutkan), dan juga telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin AbuiSyaibah, telah menceritakan kepada kami Waki' dari Syu'bah dan Sufyan dari Habib dari Maimun bin Abi Syabib dari Al-Mughirah bin Syu'bah, keduanya berkata, "Rasulullah ﷺ bersabda tentang hal tersebut."
Wed, 07 May 2025 - 08min - 61 - Ma'rifatul quranFri, 24 May 2024 - 21min
- 60 - Sunnah nya wudhu,makruhnya wudhu,cara berwudhuThu, 23 May 2024 - 11min
- 59 - Najis yg di ma'fu,istinjak,yg di sunahkan bagi orang buang hajat,wudhu,syarat wudhu& fardhu wudhuWed, 22 May 2024 - 15min
- 58 - ThoharohTue, 21 May 2024 - 14min
- 57 - Hukum-hukum islamMon, 20 May 2024 - 11min
- 56 - Bab kalam dan i'rab
Macam-macam Kalam Al kalam adalah Lafadz yang tersusun yang berfaedah dengan bahasa arab. Kalam itu ada tiga bagian : Isim, fi’il, dan huruf yang memiliki arti . Isim itu dikenal dengan khafadh, tanwin, dan kemasukan alif dan lam. Dan huruf khafadh itu adalah : مِنْ, وَإِلَى, وَعَنْ, وَعَلَى, وَفِي, وَرُبَّ, وَالْبَاءُ, وَالْكَافُ, وَاللَّام dan huruf qasam (sumpah) yaitu waw, ba dan ta . Fiil itu dikenal dengan huruf ِقَدْ, وَالسِّينِ وَسَوْفَ وَتَاءِ اَلتَّأْنِيثِ اَلسَّاكِنَة (ta ta’nits yang mati ) Huruf itu adalah sesuatu yang tidak sah bersamanya petunjuk isim dan petunjuk fi’il Bab Al I’rab Yang dimaksud dengan I’rab adalah (taghyir) atau perubahan pada akhir setiap kalimat disebabkan perbedaan amil-amil yang masuk kepadanya baik secara lafadz ataupun perkiraan (taqdir). Pembagian I'rab Adapun pembagian i’rab ada empat Bagian yaitu : -Rafa (berharkat Dhammah) -Nashab (berharkat Fathah) -khofadh jar (berharkat Kasrah) -Dan jazm. (berharkat Sukuun) . فَلِلْأَسْمَاءِ مِنْ ذَلِكَ اَلرَّفْعُ, وَالنَّصْبُ, وَالْخَفْضُ, وَلَا جَزْمَ فِيهَا. Adapun Setiap isim dapat Ber-i'rab rafa’, nashab, serta khafad dan ia tidak bisa Ber-i'rab jazm.(berharkat Sukuun) Keterangan : Perubahan pada akhir Isim hanya bisa berubah dengan : -I'rab rafa (Dammah) -I'rab Nasab (nasab) -I'rab Khafad(Kasrah) -Tidak bisa ber-I'rab Jazm (Sukun) . وَلِلْأَفْعَالِ مِنْ ذَلِكَ اَلرَّفْعُ, وَالنَّصْبُ, وَالْجَزْمُ, وَلَا خَفْضَ فيها . Adapun Setiap fi’il dapat Ber-i'rab rafa’, nashab, jazm, dan ia tidak bisa Ber-i'rab khofadh (berharkat Kasrah)> Keterangan : Perubahan pada akhir Isim hanya bisa berubah dengan : I'rab rafa (Dammah) I'rab Nasab(nasab) I'rab Jazm (sukun) tidak bisa ber-I'rab Khafad (Kasrah) * Kesimpulan : Yang di maksud dengan i'rab adalah perubahan pada setiap akhir akhir kalimat, baik secara lapaznya maupun perkiraanya. seperti Rafa, Nashab, Khafad dan jazm
Sun, 23 Oct 2022 - 06min - 55 - Hadits ke 1Sat, 15 Oct 2022 - 01min
- 54 - Tausiah habib sholeh paluSun, 25 Sep 2022 - 20min
- 53 - Manakib syekh abdul qodir aljailani r.a
عِبــَادَ اللهِ رِجَــالَ اللهِ ‘Ibadallah Rijalallah عِبــَادَ اللهِ رِجَــالَ اللهِ أَغِيْثُـنَـا لِأَجْـلِ اللهِ ……. لِأَجْـلِ اللهِ ‘Ibadallah Rijalallah Aghitsuna li ajlillah .…Li Ajlillah Wahai Hamba hamba ALlah, Wahai wali wali Allah. Tolonglah kami karena Allah وَكُـونُـواأَوْلَـنــــَا لِلّهِ عَـسـَى نَخْـــطَى بِـفَضْـــــلِ للهِ Wakuunu Aulaana Lillaah Asaa Nakhtoo Bifadhlillah Bantulah kami karena Allah, Semoga tercapai hajat kami karena anugerah Allah عل الكافى صلاة اللة على الشا فى سلام اللة ‘Alal kafi shalatullah…Ala safi salamullah… SEmoga rohmat Allah atas nabinya yg penurut, semoga salam Allah atas Nabinya yang penurut, semoga salam Allah atas nabinya yang menyembuhkan penyakit. بمحى الدىن خلصنا من البلواء ىا اللة Bimuhyidil lihaulishna…minal balwaa iya Allah… Ya Allah dengan perantara syeh Abdul Qodir Al Jilani ra. selamatkanlah dari segala bala' وَيَـاأَقْـــطَابُ وَيـَاأ نْجَـــاب وَيَـاسَادَ اتُ وَيَـاأَحْبَــابُ يـَاأَحْبَــابُ Wa Yaa Aqthoob Wa Yaa Anjab Wa yaa Saadat Wayaa Ahbab … Waya Ahbaab Wahai Para wali kutub, wahai para wali yang dermawan,wahai para sayyid dan habaib (keturunan Rosulullah saw.) وَأَنْــتُمْ يـــَاأُلِى اْلأَ لْبَـــــاب تَـعَـالَـوْوَانـْصُـــرُوْا لِلّهِ Wa Antum Yaa ulil Albab Ta’aa Lau Wan surru Lillah wahai para wali yang memiliki akal sempurna, Engkau adalah penolong, penyantun, datanglah kemari, tolonglah karena Allah سَـــأَ لْنَــــاكُــمْ سَـأَلْنَـــاُكْــم وَلِلـزُّلــْفَ رَجَوْنَكُـمْ ……….. رَجَوْنَكُـمْ Sa-alnakum sa-alnakum Wali Zulfaa Rojaunakum…..Rojaunakum DEngan perantaraan engkau kami memohon, dengan perantaraan engkau kami memohon dengan mengharapkan do'amu kami dekat dengan Allah. وَفِيْ أَمْـرٍقَـصَــدْ نَـاكُــمْ فَـشـُــدُّوْا عَـزْمـَــكُــمْ لِلّهِ Wa Fii Amrin Qoshadnaakum Faa Syudduuu “azmakum Lillah Dengan Maksudperantaraan Engkau, untuk tercapai urusan kami, karenanya kokohkanlah tujuan kami karena Allah. فَـيَـــارَبِّيْ بِسَــادَاتِ تَحَـقَّـــقْــلِيْ إِشَــــارَتِي……….. إِشَــــارَتِ Faa Yaa Robbii Bi Saadaati Tahaqqoqliii Isyaarotii ……Isyarotii Wahai tuhan kami, dengan perantaraan tuan tuan yang menjadi wali, kokohkanlah petunjukMu kepada kami. عَـسىَ تَـأْ تِيْ بِشَـــــــارَةِ وَيَــصْـــفُ وَقْـــتُـــــنَا لِلّهِ ‘Asaa Ta’tii Bi Syaarooti Wa Yashfu Waqtuna Lillah Semoga lekas datang kebahagiaan kami, semoga waktu kami bersih untuk beribadah karena Allah بِكَشْفِ الْحَجْبِ عَنْ عَـيْـنِ وَرَفْــــعِ اْلبَــْيــنِ مِنْ بَـــيْنٍ ….. مِنْ بـَــيْنٍ Bi Kasyfil Hajbi “an ‘aini Wa Rof’il Baini Mim Bainin ..….Mimbainin Dengan terbukanya tirai penutup dari mata kami dan hilangkan penghalang antara kami dan Allah. وَطَـمْـسِى اْلكَيْــفِ وَاْلعَيـْنِ بِـنُـوْرِالْـوَجْــهِ يـَا اَللهُ Wa Thomsil Kaifa Wal Aini Binuuril Wajhi Yaa Allah Dan terhapusnya keraguan, bagaimana Allah dan dimana Allah dengan cahaya Dzat Engkau Ya Allah. صَــلَاةُ اللهِ مَـوْلَـنَـــــا عَلىَ مَنْ بـِالهُـدَى جَنَــا….بـِالهُـدَى جَنَــا Sholatullahi Maulanaa “alaa Mambil Hudajaana …….Hudajanna Wahai tuhan kami, semoga kesejahteraan Allah dilimpahkan kepada orang yang datang dengan membawa petunjuk kepada kami. وَمَنْ بِاْلحَـــقِّ أَوْلَـنــَـــا شَـفِـيْـــــعِ اْلخـَـلْــقِ عِنْـــدَ الله Wa Man Bil Haqqi Aulaana Syafii-‘il Kholqi ‘Indaullah Yaitu nabi Muhammad, yang memberikan islam sebagai agma kami, dan memberi syafaat kepada para makhluk disisi Allah. Demikian... tulisan kami.. untuk sedikit penjelasan.. bahwa Wali Kutub / Abdal merupakan wali Allah yang mulia Rasulullah saw. Bersabda: الأبدال من الموالي ولا يبغض الموالي إلا منافق "Abdal termasuk para Auliya dan tidak ada yang membenci Auliya kecuali orang munafik". (HR. Hakim)
Sun, 18 Sep 2022 - 05min - 51 - Hukum haid,udzur sholat,sarat sholat,jenis hadast dan batas aurat,rukun sholat
Hukum Haidh (فصل) أقل الحيض : يوم وليله وغالبة ستة أوسبع وأكثره خمسة عشرة يوما بلياليها . Aqollul Haidhi Yaumun Wa Lailatun Wa Ghoolibuhu Sittun Aw Sab’un Wa Aktsaruhu Khomsata ‘Asyaro Yauman Bilayaaliihaa .Sekurang-kurangnya haid yaitu 1 hari 1 malam dan biasanya 6 atau 7 hari dan paling banyaknya 15 hari dan malamnya. أقل الطهر بين الحيضتين خمسة عشرة يوما وغالبه أربعة وعشرون يوما أو ثلاثة وعشرون يوما ولاحد لأكثرة .Wa Aqolluth-Thuhri Bainal Haidhotaini Khomsata ‘Asyaro Yauman Walaa Hadda Liaktsarihi . Dan sekurang-kurangnya suci antara 2 haid yaitu 15 hari dan tidak ada batas untuk banyaknya . أقل النفاس مجة وغالبة أربعون يوما وأكثرة ستون يوما.Aqollun-Nifaasi Majjatun Wa Ghoolibuhu Arba’uuna Yauman Wa Aktsaruhu Sittuuna Yauman . Sekurang-kurangnya nifas yaitu sekali meludah dan biasanya 40 hari dan paling banyaknya 60 hari Syarh atau Penjelasan Kitab Safinah an-Najah Batasan Waktu darah Haid Batas sedikitnya waktu haid adalah satu hari satu malam. Jika seorang perempuan yang mengalami heidl selama satu hari satu malam, maka waktu sucinya dalah dua puluh sembilan hari, jika satu bulannya adalah genap tiga puluh hari. Batas umumnya waktu haid adalah enam atau tujuh hari dan tujuh malam. Jika seorang perempuan yang mengalami heidl selama enam hari dan enam malam, maka waktu sucinya dalah dua puluh empat hari, jika satu bulannya adalah genap tiga puluh hari. Jika seorang perempuan yang mengalami heidl selama tujuh hari dan tujuh malam, maka waktu sucinya dalah dua puluh tiga hari, jika satu bulannya adalah genap tiga puluh hari. Batas maksimum waktu haid adalah lima belas hari dan lima belas malam. Jika seorang perempuan yang mengalami heidl lima belas hari dan lima belas malam, maka waktu sucinya dalah lima belas hari dan lima belas malam, jika satu bulannya adalah genap tiga puluh hari. Batasan waktu yang telah dirumuskan tersebut, batas minimum, keumuman dan maksimum adalah hasil ijtihan Imam as-Syafi’i dengan menggunakan metode istiqra’ (penelitian lapangan dan pengamatan secara langsung pada kebiasaan kaum Hawa). Jika ada darah yang keluar dari alat kelamin perempuan yang berada di luar batasan-batasan waktu yang telah dirumuskan tersebut dianggap sebagai darah istihadhah (darah penyakit). Batasan Waktu darah Nifas Sedaikitnya nifas adalah satu tetes darah. Batas keumuman nifas adalah empat puluh hari dan empat puluh malam. Sedangkan batasan maksimum nifas adalah enam puluh hari dan enam puluh malam. Jika ada darah yang keluar dari alat kelamin perempuan yang berada di luar batasan-batasan waktu yang telah dirumuskan tersebut dianggap sebagai darah istihadhah (darah penyakit). Udzur Shalat (فصل ) أعذار الصلاة اثنان : النوم والنسيان . A’dzaarush-Sholaati Itsnaani : An-Naumu Wannisyaanu Udzur-udzurnya sholat yaitu ada dua : Tidur dan lupa Syarh atau Penjelasan Kitab Safinah an-NajahShalat QadhaWaktu Shalat yang lima waktu, subuh, dzuhur, asar, maghrib dan isya, sudah ditetapkan batas waktunya. Umat Islam dituntut dalam melaksanakan shalat harus tepat pada waktunya yang telah dibatasi. Shalat yang dilakukan dalam waktunya disebut sebagai shalat adha’. Namun ada dua sebab yang bisa diperbolehkannya shalat dilaksanakan di luar waktu yang telah ditentukannya, atau sholat di luar waktunya, yaitu karena tidur dan lupa. Sedangkan sholat yang dikerjakan di luar waktunya disebut sebagai sholat qadha. Tidur atau tertidur dan lupa adalah yang menyebabkan diperbolehkannya seseorang untuk melaksanakan shalat di luar waktu yang telah ditentukan atau shalat qadha, dan ia tidak berdosa. Pertama, tidur atau tertidur. Artinya tidur yang tidak sembarangan dan yang betul-betul lena dan nyenyak sehingga seseorang tidak dapat bangun tetap pada waktu shalat, maka diperbolehkan shalat di luar waktunya. Jika seseorang bangun dari tidurnya pada waktu yang mencukupkan atau memadai untuk melaksanakan wudhu dan shalat, maka ia diwajibkan untuk sesegera mungkin melaksanakannya agar tidak keluar waktu.
Tue, 16 Aug 2022 - 16min - 50 - Najis yg bisa suci,Macam macam najis dan cara mensucikannya
Najis Yang Bisa Suci (فصل ) الذي يظهر من النجاسة ثلاثة : الخمر إذا تخللت بنفسها . وجلد الميتة إذا دبغ وما صارا حيوانا . Alladzii Yathhuru Minannajaasaati Tsalaatsatun : Al-Khomru Idzaa Takhollalat Binafsiha , Wajildul Maytati Idzaa Dubigho , Wa Maa Shooro Hayawaanan . Yang menjadi suci padahal awalnya najis adalah tiga jenis: Khomr apabila jadi cuka dengan sendirinya , dan kulit bangkai apabila disamak, dan apa-apa yang jadi binatang. Syarh atau Penjelasan Kitab Safinah an-Najah Ada Tiga Perkara Najis yang Bisa Menjadi Suci;Pertama, Arak ketika menjadi cuka, dengan sendirinya atau secara alamiah. Perubahan dari arak menjadi cuka tanpa ada campuran seperti kimia atau tidak dengan menggunakan alat. Maka jika perubahan dari arak menjadi cuka dengan menggunakan cairan kimia atau dengan menggunakan alat teknologi canggih, maka tetap dianggap tidak suci, alias masih termasuk barang yang najis.Kedua, Kulit bangkai ketika sudah disamak.Ketiga, hewan yang muncul dari sesuatu atau daging bagkai, meski dari bangkai hewan yang najis seperti bangkai anjing yang telah membusuk dan mengeluarkan ulat-ulat, maka ulat-ulat tersebut adalah hewan yang suci. Macam-Macam Najis (فصل) النجاسة ثلاثه : مغلظة ومخففة ومتوسطة . المغلظة : نجاسة الكلب والخنزير وفرع أحدهما . والمخففة : بول الصبي الذي لم يطعم غير اللبن ولم يبلغ الحولين. والمتوسطة : سائر النجاسات. Annajaasaatu Tsalaatsun : Mughollazhotun , Wa Mukhoffafatun, Wa Mutawassithotun . Wal Mughollazhotu Najaasatul Kalbi Wal Khinzhiiri Wafar’i Ahadihima . Wal Mukhoffafatu Baulushshobiyyi Alladzii Lam Yath’am hoyrollabani Walam Yablughil Haulaini .wal Mutawassithotu SaairunnajaasaatiSegala najis yaitu 3 : Najis berat , dan najis ringan , dan najis sedang . Dan najis berat yaitu najis anjing dan babi dan anak-anak dari salah satu keduanya . Dan najis ringan yaitu kencing anak kecil yang tidak makan selain air susu dan belum sampai umurnya 2 tahun . Dan najis sedang yaitu semua najis . Najasah (Najis)Najis atau najasah dalam bahasa Arab artinya kotoran atau sesuatu yang menjijikan dalam ilmu fiqih ialah kotoran atau sesuatu yang menjijikan yang bisa menghalangi kesempurnaan shalat.Pembagian NajisNajis dibagi menjadi Tiga Bagian:1- Najis Mugholladzoh. (Berat)Najis yang berat yaitu anjing, babi dan anak yang lahir dari keduanya.Cara mensucikannya ialah dicuci bersih dengan air 7 kali dan salah satunya wajib dicuci dengan tanah.Cara ini berdasarkan sabda Rasulallah saw: “Sucinya tempat (perkakas) seseorang diantara kamu apabila telah dijilat oleh anjing, adalah dengan dicuci tujuh kali. Permulaan diantara pencucian itu (harus) dicuci dengan tanah”. (HR. Muslim)2- Najis Mukhofafah (Ringan)Ialah najis yang ringan, seperti air kencing anak laki-laki yang usianya kurang dari dua tahun dan belum makan apa-apa, selain air susu ibunya.Cara membersihkannya, cukup dengan memercikkan air bersih pada benda yang terkena najis. Rasulallah saw bersabda: “Barangsiapa yang terkena air kencing anak wanita, harus dicuci. Dan jika terkena air kencing anak laki-laki cukuplah dengan memercikkan air padanya”. (HR. Abu Daud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan al-Hakim)3- Najis Mutawassithah (Sedang)Najis yang sedang, yaitu najis selain najis mughaladzah (berat) dan najis mukhafafah (ringan) seperti: Arak Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan” al-Maidah 90 Darah Sesuai dengan hadist yang diriwayatkan Aisyah ra, Rasulallah saw bersabda “Jika datang haid, maka tinggalkanlah shalat. Jika pergi maka bersucilah dan lakukanlah shalat” (HR Bukhari Muslim) Nanah adalah darah yang berobah menjadi busuk Muntah adalah makanan yang berubah di dalam perut mejadi rusak dan busuk, hukumnya seperti tahi. Kotoran (tahi) manusia atau binatang (selain binatang yang tidak mengelair darahnya).
Sun, 07 Aug 2022 - 11min - 49 - Tayamum
Sebab Tayamum (فصل) أسباب التيمم ثلاثة: فقد الماء ، والمرض ، والاحتياج إليه لعطش حيوان محترم . TayamumAsbaabuttayammumi Tsalaatsatun : Faqdul Maa-i , Walmarodhu , Wal Ihtiyaaju Ilaihi Li'athosyi Hayawaanin Muhtaromin . Sebab-sebab tayammum yaitu 3 : Ketiadaan air , dan sakit , dan berhajat kepadanya untuk minum binatang yang dihormati .غير المحترم ستة : تارك الصلاة والزاني المحصن والمرتد والكافر الحربي والكلب العقور والخنزير . Waghoyrul Muhtaromi Sittatun : Taarikush-Sholaati , Wazzaanil Muhshonu , Walmurtaddu , Walkaafirul Harbiyyu , Walkalbul 'Aquuru , Walkhinziiru . Dan selain yang dihormati yaitu 6 : Orang yang meninggalkan sholat , dan pezina muhshon , dan orang yang murtad , dan kafir harbi , dan anjing galak , dan babi . TayyammumTayyammum dalam bahasa Arab artinya menuju dan dalam ilmu fiqih ialah menghapus muka dan kedua tangan dengan tanah yang suci sebagai pengganti wudhu dan mandi besar. Jadi, sekiranya kita tidak dapat berwudhu atau mandi junub dengan air karena sakit atau karena tidak ada air, maka wajib bertayammum. Tayyammum adalah salah satu rukshah (keringanan) dari Allah diberikan kepada umat Islam yang memiliki udzur atau halangan seperti sakit dan ketiadaan air.Allah berfirman: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik; sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema`af lagi Maha Pengampun. (QS An-Nisa: 43) Adapun hadist tentang tayyammum yaitu hadist yang diriwayatkan dari Ammar bin Yasir ra, ia berkata, “Aku berjunub, lalu aku berguling-guling di atas debu, lalu aku ceritakan hal itu kepada Nabi saw, kemudian ia bersabda, ”Sesungguhnya cukup bagimu hanya berbuat begini”, yaitu Nabi saw menepuk kedua telapak tangannya ke tanah, lalu meniup keduanya, kemudian mengusapkan kedua tangannya itu pada mukanya dan telapak tangannya”. (HR Bukhari dan Muslim)Bila Dibolehkan Tayammum?1. Sewaktu tidak ada airFirman Allah: “ kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci)” an-Nisa’ 43.Sabda Rasulallah saw: “Tanah yang baik (suci) wudhunya seorang muslim jika tidak ada air” (HR Abu Daud, at-Tirmidzi)Dalam kondisi tidak ada air untuk berwudhu` atau mandi, seseorang bisa melakukan tayammum dengan tanah. Namun ketiadaan air itu harus dipastikan terlebih dahulu dengan cara mengusahakannya. Baik dengan cara mencarinya atau membelinya.Dan sebagaimana yang telah dibahas pada bab air, ada banyak jenis air yang bisa digunakan untuk bersuci termasuk air hujan, embun, es, mata air, air laut, air sungai dan lain-lainnya. Dan di zaman sekarang ini, ada banyak air kemasan dalam botol yang dijual di pinggir jalan, semua itu membuat ketiadaan air menjadi gugur.Bila sudah diusahakan dengan berbagai cara untuk mendapatkan semua jenis air itu namun tetap tidak berhasil, barulah tayammum dengan tanah dibolehkan.Dalil yang menyebutkan bahwa ketiadaan air itu membolehkan tayammum adalah hadits Rasulullah SAW berikut ini:Dari Imran bin Hushain ra. berkata bahwa kami pernah bersama Rasulullah SAW dalam sebuah perjalanan. Belaiu lalu shalat bersama orang-orang. Tiba-tiba ada seorang yang memencilkan diri (tidak ikut shalat). Belaiu bertanya, "Apa yang menghalangimu shalat?" Orang itu menjawab, "Aku terkena janabah." Beliau menjawab, "Gunakanlah tanah untuk tayammum dan itu sudah cukup." (HR Bukhari 344 Muslim 682)Bahkan ada sebuah hadits yang menyatakan bahwa selama seseorang tidak mendapatkan air, maka selama itu pula dia boleh tetap bertayammum, meskipun dalam jangka waktu yang lama dan terus menerus.
Fri, 29 Jul 2022 - 10min - 48 - Bab Air
(BAB AIR) Kitab Secara etimologi "kitab " merupalGn kata "kufub" (yang menunjukkan arti jamak). Dinamakan kitab,l
Sat, 16 Jul 2022 - 14min - 47 - Larangan bagi yg batal wudhu dan junub
Larangan Bagi Yang Batal Wudhu dan Junub (فصل ) من انتقض وضوؤه حرم عليه أربعه أشياء : الصلاة والطواف ومس المصحف وحمله. Larangan Bagi Orang yang Batal Wudhu, Junub, Haid Man Intaqodho wudhuu-uhu Haruma ‘Alaihi ‘Arba’atu Asyyaaa : Ash-Sholaatu , Wath-Thowaafu , Wamassul Mush-hafi , Wahamluhu . Orang yang batal wudhunya haram atasnya 4 perkara : Sholat , dan Thowaf , dan menyentuh AlQur-an , dan membawanya . ويحرم على الجنب ستة أشياء: الصلاة والطواف ومس المصحف وحمله واللبث في المسجد وقراءة القرآن.Wayahrumu ‘Alal Junubi Sittatu Asyyaa-a : Ash-Sholaatu , Wath-Thowaafu , Wamassul Mush-hafi , Wahamluhu , Wallubtsu Fil Masjidi , Waqirooatul Qur-aani Biqoshdil Qur-aani . Dan haram atas orang yang junub 6 perkara : Sholat , dan Thowaf , dan menyentuh Al-Quran , dan membawanya , dan berdiam diri di Masjid , dan membaca Al Qur-an dengan maksud baca Al Qur-an ويحرم بالحيض عشرة أشياء : الصلاة والطواف ومس المصحف وحمله واللبث في المسجد وقراءة القرآن والصوم والطلاق والمرور في المسجد إن خافت تلويثه والاستمتاع بما بين السرة والركبة.Wayahrumu Bilhaidhi ‘Asyarotu Asyyaa-a : Ash-Sholaatu , Wath-Thowaafu , Wamassul Mush-hafi , Wahamluhu , Wallubtsu Fil Masjidi , Waqirooatul Qur-aani Biqoshdil Qur-aani , Wash-Shoumu , Wath-Tholaaqu , Walmuruuru Fil Masjidi In Khoofat Talwiitsahu , Wal Istimnaa’u Bimaa Bainassurroti Warrukbati Dan haram dengan sebab haid 10 perkara : Sholat , dan Thowaf , dan menyentuh AlQur-an , dan membawanya , dan berdiam diri di Masjid , dan membaca AlQur-an dengan qoshod Qur-an , dan puasa , dan talak , dan berjalan di dalam Masjid jika ia takut menyamarkannya , dan bersedap-sedap dengan sesuatu yang antara pusat dan lutut Larangan Bagi Yang Tidak Berwudhu Dilarang bagi yang tidak ada wudhu melakukan empat perkara: 1. Shalat Semua yang dinamakan shalat tidak boleh dilakukan tanpa wudhu walaupun sujud tilawah atau shalat janazah, sesuai dengan sabda Rasulallah saw “Allah tidak menerima shalat tanpa bersuci” (HR Muslim) 2. Thawaf Sesuai dengan sabda Rasulallah saw “Thawaf di Baitullah itu sama dengan shalat hanya saja Allah membolehkan dalam thawaf berbicara” (HR at-Tirmidzi, al-Hakim, ad-Dar quthni) 3. Menyentuh Al-Qur’an dan 4. membawa Al-Qur'an, karena ia adalah kitab suci, maka tidak boleh disentuh atau dibawa kecuali dalam keadaan suci Allah berfirman: “tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan” (alWaqi’ah:77) Dibolehkan membawa atau menyentuh al-Qur’an tanpa wudhu berupa barang atau tafsir/terjemahan yang kalimatnya lebih banyak dari isi al-Qur’an. Barang siapa yang ragu apakah ia masih menyimpan wudhu atau tidak maka hendaknya ia bepegang kepada keyakinnya, sesuai dengan hadist Rasulallah saw dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Telah bersabda Rasulullah saw., “Apabila seseorang dari kalian merasa sesuatu di dalam perutnya, yaitu ragu-ragu apakah keluar darinya sesuatu atau tidak, maka janganlah ia keluar dari masjid (untuk berwudhu) hingga ia dengar suara atau ia merasakan angin (bau).” (HR Muslim) Larangan Bagi Orang Junub1. ShalatSesuai dengan sabda Rasulallah saw “Allah tidak menerima shalat tanpa bersuci” (HR Muslim)2. ThawafSesuai dengan sabda Rasulallah saw “Thawaf di Baitullah itu sama dengan shalat hanya saja Allah membolehkan dalam thawaf berbicara” (HR at-Tirmidzi, al-Hakim, ad-Dar quthni)3. Menyentuh Al-Qur’an, karena ia adalah kitab suci, maka tidak boleh disentuh atau dibawa kecuali dalam keadaan suci. Allah berfirman: “tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan” (alWaqi’ah:77) 4. Membawa Al-Qur’an. Hal ini dikiyaskan dari menyentuh al-Qur’an5. Membaca Al-Qur’anSesuai dengan hadist yang diriwayatkan dari Ibnu Umar, Rasulallah saw bersabda “Janganlah orang junub dan wanita haid membaca sesuatu pun dari Al Qur’an (HR at-Tirmidzi, Ibnu Majah, al-Baihaqi).
Sat, 16 Jul 2022 - 06min - 46 - Niat,Air
Niat (فصل ) النية : قصد الشيء مقترنا بفعله ، ومحلها القلب والتلفظ بها سنة ، ووقتها عند غسل أول جزء من الوجه ، والترتيب أن لا يقدم عضو على عضو . Niat Dalam Wudhu Wanniyyatu Qoshdu Asy-Syaii Muqtarinan Bifi'lihi . Wa Mahalluhaa Al-Qolbu . Wattalaffuzhu Bihaa Sunnatun . Wa Waqtuhaa 'Inda Ghosli Awwali Juz'in Minal wajhi . Wattartiibu An Laa Tuqoddima 'Udhwan 'Alaa 'Udhwin . Dan niat yaitu memaksudkan sesuatau berbarengan dengan perbuatannya . Dan tempat niat adalah hati . Dan melafazkan dengannya adalah sunah . Dan waktunya ketika membasuh awal bagian daripada wajah . Dan tertib yaitu bahwa tidak didahului satu anggota atasa anggota yang lain . Niat wudhu' adalah ketetapan di dalam hati seseorang untuk melakukan serangkaian ritual yang bernama wudhu' sesuai dengan apa yang ajarkan oleh Rasulullah SAW dengan maksud ibadah. Sehingga niat ini membedakan antara seorang yang sedang memperagakan wudhu' dengan orang yang sedang melakukan wudhu'.Kalau sekedar memperagakan, tidak ada niat untuk melakukannya sebagai ritual ibadah. Sebaliknya, ketika seorang berwudhu', dia harus memastikan di dalam hatinya bahwa yang sedang dilakukannya ini adalah ritual ibadah berdasar petunjuk nabi SAW untuk tujuan tertentu. Air (فصل ) الماء قليل وكثير : القليل مادون القلتين ، والكثير قلتان فأكثر. Air Untuk Bersuci Walmaau Qoliilun Wa Katsiirun . Al-Qoliilu Maa Duunal Qullataini . Walkatsiiru Qullataani Fa Aktsaru Dan air itu yaitu sedikit dan banyak . Yang sedikit adalah air yg kurang dari 2 kullah . Dan yang banyak yaitu 2 kullah atau lebih . القليل يتنجس بوقوع النجاسة فيه وإن لم يتغير . Al-Qoliilu Yatanajjasu Biwuquu'innajaasati Fiihi Wain Lam Yataghoyyar . Dan air yg sedikit menjadi najis ia dengan kejatuhan najis padanya walaupun tidak berubah rasa , warna , dan baunya . والماء الكثير لا يتنجس إلا إذا تغير طعمه أو لونه أو ريحه. Walkatsiiru Laa Yatanajjasu Illaa Idzaa Taghoyyaro Tho'muhu , Aw Lawnuhu , Aw Riihuhu . Dan air yg banyak tidaklah ia menjadi najis kecuali jika berubah rasa , atau warnanya , atau baunya . 2 Kullah bila diukur dengan liter yaitu 216 liter kurang lebih , bila diukur wadahnya yaitu 60 cm X 60 cm x 60 cm . Air yang kurang dari 2 kullah menjadi musta'mal bila terciprat air bekas bersuci yaitu bila terciprat air basuhan yang pertama karena basuhan yang pertamalah yang wajib. Adapun bila air itu kurang dari 2 kullah maka lebih baik diambil dengan gayung, jangan dimasukkan dengan tangan (dikobok) . Demikianlah jawaban kami , semoga Anda dapat memahaminya . Wallahu Yahdi Ila Sawaissabil Macam-macam air dan pembagiannya.1. Air yang suci dan mensucikan.Air ini ialah air yang boleh diminum dan dipakai untuk menyucikan(membersihkan) benda yang lain. Yaitu air yang yang masih murni yang jatuh dari langit atau terbit dari bumi dan masih tetap belum berubah keadaannya, seperti; air hujan air laut, air sumur, air es yang sudah hancur kembali, air embun, dan air yang keluar dari mata air. Allah berfirman dalam QS Al-Anfal ayat 11: “Dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu."Perubahan air yang tidak menghilangkan keadaan atau sifatnya’suci menyucikan’. Walaupun perubahan itu terjadi salah satu dari semua sifatnya yang tiga(warna,rasa dan baunya) adalah sebagai berikut:1. Berubah karena tempatnya, seperti air yang tergenang atau mengalir di batu belerang.2. Berubah karena lama tersimpan, seperti air kolam.3. Berubah karena sesuatu yang terjadi padanya, seperti berubah karena ikan atau kiambang.4. Berubah karena tanah yang suci, begitu juga berubah yang sukar memeliharanya misalnya berubah karena daun-daunan yang jatuh dari poho-pohon yang berdekatan dengan sumur atau tempat-tempat air yang lainnya. 2. Air suci tetapi tidak menyucikanZatnya suci tetapi tidak sah dipakai untuk menyucikan sesuatu. Yang termasuk dalam kategori ini ada tiga macam air :a. air yang telah berubah salah satu sifatnya karena bercampur dengan sesuatu benda yang suci.
Sun, 26 Jun 2022 - 16min - 45 - Tanda baligh,Syarat istinja',Fardhu wudhu
Tanda Baligh (فصل ) علامات البلوغ ثلاث : تمام خمس عشرة سنه في الذكروالأنثى ، والاحتلام في الذكر والأنثى لتسع سنين ، و الحيض في الأنثى لتسع سنين . Tanda-tanda Baligh 'Alaamaatul Buluughi Tsalaatsun : Tamaamu Khomsa 'Asyaro Sanatan Fidzdzakari Wal Untsaa , Wal Ihtilaamu Fidzdzakari Wal Untsaa Litis'i Siniina , Wal Haidhu Fil Untsaa Litis'i Siniina . Tanda-tanda Baligh yaitu 3 : Sempurna umurnya 15 tahun pada laki-laki dan perempuan , dan mimpi pada laki-laki dan perempuan bagi umur 9 tahun , dan dapat haid pada perempuan bagi umur 9 tahun Adapun tanda-tanda baligh (mencapai usia remaja) seseorang ada tiga, yaitu: 1. Berumur seorang laki-laki atau perempuan lima belas tahun. 2. Bermimpi (junub) atau keluarnya air sperma terhadap laki-laki dan perempuan ketika melewati sembilan tahun dengan hitungan tanggal Qomariyyah (Hijriyah). 3. Keluar darah haidh sesudah berumur sembilan tahun dengan hitungan tanggal Qomariyyah (Hijriyah). Syarat Istinja (فصل) شروط إجزاء الحَجَرْ ثمانية: أن يكون بثلاثة أحجار ، وأن ينقي المحل ، وأن لا يجف النجس ، ولا ينتقل ، ولا يطرأ عليه آخر ، ولا يجاوز صفحته وحشفته ، ولا يصيبه ماء ، وأن تكون الأحجار طاهرة. Syarat Istinja Syuruuthul Istinjaai Bilhajari Tsamaaniyatun : An Yakuuna Bitsalaatsati Ahjaarin , Wa An Yunqiya Al-Mahalla , Wa An Laa Yajiffa An-Najisu , Walaa Yantaqila , Walaa Yathroa 'Alaihi Aakhoru , Walaa Yujaawiza Shofhatahu Wahasyafatahu , Walaa Yushiibahu Maaun , Wa An Laa Takuuna Al-Ahjaaru Thoohirotan . Syarat-syarat Istinja dengan batu yaitu 8 : Bahwa adalah orang yg berisitinja itu dengan 3 batu , dan bahwa ia membersihkan tempat keluarnya najis , dan bahwa tidak kering najisnya itu , dan tidak berpindah najisnya itu , dan tidak datang atasnya oleh najis yg lain , dan jangan melampaui najisnya itu akan shofhahnya dan hasyafahnya , dan jangan mengenai najis itu akan ia oleh air , dan bahwa adalah batunya itu suci . Syarat boleh 'sahnya' bersuci dari kencing atau buang air besar menggunakan batu untuk beristinja ada delapan, yaitu: 1. Menggunakan tiga batu. 2. Masing-masing dari ketiga batun tersebut sudah bisa mensucikan/membersihkan tempat keluar najis dengan batu tersebut (dubur atau pun qubul). 3. Najis belum kering. Kalau sudah kering maka harus menggunakan air. 4. Najis tersebut belum berpindah dari tempat keluarnya. kalau sudah pindah harus menggunakan air. 5. Tempat istinja tersebut tidak terkena benda yang lain sekalipun tidak najis, jadi tidak boleh bercampur dengan lainnya, kalau sudah bercampur dengan yang lain maka harus menggunakan air. 6. Najis tersebut tidak berpindah tempat istinja (lubang kemaluan belakang dan kepala kemaluan depan). Tidak melampaui "hasyafah" (bila buang air kecil) dan tidak melampaui "shofhah" (bila buang air besar). Kalau sudah melampui dua batas itu maka harus menggunakan air. 7. Najis tersebut tidak terkena air . kalau terkena air maka harus diteruskan menggunakan air 8. Batu tersebut harus suci. Perhatian Yang dimaksud dengan batu disini bukanlah batu yang dalam pengertian umum kita, akan tetapi segala sesuatu yang dapat mencabut/membersihkan kotoran dengan bersih, sperti kayu, kain, tissue atau lainnya. ada beberapa syarat yang tambahan dalam kitab fiqih besar lainnya, yaitu : Batu yang digunakan tidak boleh yang musta'mal. (sudah bekas digunakan) Batu yang digunakan tidaklah sesuatu yang dihormati. Istinja' harus dengan sesuatu benda padat yang dapat mencabut kotoran dari tempatnya. Fardhu Wudhu Fardhu Wudhu Furuudh Al-Wudhuui Sittatun : Al-Awwalu Anniyyatu , Ats-Tsaani Ghoslu Al-Wajhi , Ats-Tsaalitsu Ghoslu Al-Yadaini Ma'a Al-Mirfaqoini , Ar-Roobi'u Mashu Syaiin Min Ar-Ro'si , Al-Khoomisu Ghoslu Ar-Rijlaini Ilaa Al-Ka'baini , As-Saadisu At-Tartiibu . Fardhu-fardhu Wudhu yaitu 6 : Yang pertama Niat , yang kedua membasuh wajah , yang ketiga membasuh 2 tangan beserta 2 sikut , yang keempat menyapu sebagian dari kepala , yang kelima membasuh 2 kaki sampai 2 mata kaki , yang keenam tertib.
Thu, 23 Jun 2022 - 10min - 44 - Rukun islam,Rukun iman,Arti Syahadat
Rukun Islam (فصل) أركان الإسلام خمسة : شهادة أن لاإله إلاالله وأن محمد رسول الله وإقام الصلاة ، وإيتاء الزكاة , و صوم رمضان ، وحج البيت من استطاع إليه سبيلا . Rukun Islam Arkaanul Islaami Khomsatun : Syahaadatu An Laa Ilaaha Illallaahu Wa Annna Muhammadan Rosuulullaahi , Wa Iqoomushsholaati , Wa Iitaauzzakaati , Wa Shoumu Romadhoona , Wa Hijjul Baiti Man Istathoo'a Ilaihi Sabiilan . Rukun-rukun Islam yaitu 5 : Bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad utusan Allah , dan Mendirikan Sholat , dan Memberikan Zakat , dan Puasa Bulan Romadhon , dan Pergi Haji bagi yg mampu kepadanya berjalan . (Fasal Satu) Rukun Islam ada lima perkara, yaitu: 1. Bersaksi bahwa tiada ada tuhan yang haq kecuali Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW adalah utusanNya. 2. Mendirikan sholat (lima waktu). 3. Menunaikan zakat. 4. Puasa Romadhan. 5. Ibadah haji ke baitullah bagi yang telah mampu melaksanakannya. Rukun Iman (فصل ) أركان الإيمان ستة: أن تؤمن بالله ، وملائكته، وكتبه ، وباليوم الآخر ، وبالقدر خيره وشره من الله تعالى . Rukun Iman Arkaanul Iimaani Sittatun : An Tu'mina Billaahi , Wa Malaaikatihii , Wa Kutubihii , Wa Rusulihii , Walyaumil Aakhiri , Wabilqodari Khoyrihi Wasyarrihi Minalaahi Ta'aalaa . Rukun-rukun Iman yaitu 6 : Bahwa engkau beriman dengan Allah , dan para Malaikatnya , dan kitab-kitabnya , dan para Rosulnya , dan hari akhir , dan taqdir baiknya dan taqdir buruknya dari Allah Ta'ala . Rukun iman ada enam, yaitu: 1. Beriman kepada Allah SWT. 2. Beriman kepada sekalian Mala'ikat 3. Beriman dengan segala kitab-kitab suci. 4. Beriman dengan sekalian Rosul-rosul. 5. Beriman dengan hari kiamat. 6. Beriman dengan ketentuan baik dan buruknya dari Allah SWT. Arti Syahadat (فصل ) ومعنى لاإله إلاالله : لامعبود بحق في الوجود إلا الله . Syahadat Wama'naa Laa Ilaaha Illallaahu Laa Ma'buda Bihaqqin Fil Wujuudi Illallaahu . Dan makna kalimat Laa Ilaha Illallahu yaitu tidak ada yang disembah dengan sebenar-benarnya pada keadaan kecuali Allah . Yang dimaksud dengan ucapan "Laa ilaha illah", adalah menyatakan dan meyakini bahwa tiada yang wajib disembah dengan haq (Sebenar-benarnya) di alam semesta ini kecuali hanya Allah SWT semata.
Thu, 23 Jun 2022 - 07min - 43 - Majmu' maulidFri, 03 Jun 2022 - 14min
- 42 - Majmu'maulidFri, 15 Apr 2022 - 20min
- 41 - Majmu' maulidFri, 01 Apr 2022 - 19min
- 40 - Majmu' maulidTue, 15 Mar 2022 - 20min
- 39 - Amtsilatut tasrifiyahTue, 08 Mar 2022 - 09min
- 38 - Majmu' maulidSun, 06 Mar 2022 - 18min
- 37 - Amtsilatut tasrifiyahThu, 03 Mar 2022 - 07min
- 36 - Majmu' maulidMon, 31 Jan 2022 - 15min
- 35 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
هجرة المصطفى صلى الله عليه وسلّم HIJRAHNYA ORANG YANG TERPILIH (RASULULLAH ) SAW =============================== توجّه الرّسول إلى أبى بكر وأعلمه بأمر الله له فسأله أبو بكر الصّحبة , فقال : نعم Rosululloh SAW.pergi menemui Abu Bakar dan memberitahukan tentang perintah dari Alloh SWT.kepadanya,maka Abu Bakar menawarkan diri untuk menemani Nabi.Beliau menjawab :Ya ثمّ هيّأراحلتين لسفوهما, وأعطياهما لدليل ماهر. Kemudian keduanya menyiapkan keperluan untuk perjalanannya, mereka menyerahkan kendaraannya kepada seorang penunjuk jalan yang mahir. وأمره أن يجئ بهما بعد ثلاث ليال إلى غار ثور. Mereka berdua menyuruh kepada penunjuk jalan itu supaya membawa mereka ke gua hiraa’ setelah tiga malam. ففى اللّيلة الّتى عزم فيها على الخروج من بيته التفّ شبّان قريش حول داره, ورسول الله صلى الله عليه وسلّم بداخله. Pada malam hari Nabi ingin keluar dari rumahnya , Beliau melihat ada beberapa pemuda mengelilingi rumah Beliau , sedangkan Beliau berada didalam rumahnya . فلمّا جاء وقت الخروج, أمر الرّسول ابن عمّه عليّا بالنّوم على فراشه, لئلّا يشكّ أحد فى وجوده ببيته, وأمره أن يردّ امانات النّاس إلىى أهلها. Ketika Beliau hendak keluar dari rumah , Beliau perintahkan sepupunya ,Ali untuk tidur di atas tempat tidurnya , supaya mereka mengira bahwa itu benar benar Beliau dan Beliau menyuruh Ali untuk mengembalikan barang-barang amanat kepada yang punya . ثمّ خرج على أعدائه, فألقى الله النّوم عليهم, فلم يره أحد, ثمّ تقابل مع أبى بكر , وسارا حتّى وصلا غارثور, واختبأافيه. Kemudian Nabi keluar dari rumahnya,lalu Allah jadikan mereka tertidur, maka tidak seorangpun melihat Beliau, kemudian Beliau bertemu dengan Abu bakar dan merekapun berjalan menuju gua Hiraa’ dan bersembunyi disana. أسئلة إلى أين توجّه الرّسول بعد أن أمر بالهجرة ؟ مافعل بعد ذلك؟ بماذا أمرا الدّليل؟ فى أىّ ليلة التفّت شبّان قريش حول دره؟ Pertanyaan-pertanyaan:Kemanakah Nabi pergi setelah perintah berhijrah? Apa yang mereka perbuat setelah itu? Apa yang mereka perintahkan kepada penunjuk jalan itu? Pada malam apa Nabi dapati pemuda Quraisy itu? الخلاصة إتفق الرّسول مع أبى بكر على الهجرة وجهّزارا حلتين, وخرج النّبى الله صلى الله عليه وسلّم من بيته ولم يروه حتّى وصل هو وصاحبه إلى غارثور واختبأا فيه. Rinkasannya: Rasulullah dan Abu bakar mengambil keputusan akan berhijarah dan keduanya pun menyiapkan kendaraan, Nabi keluar dari rumah Beliau, tetapi mereka tidak melihat Beliau sehingga Beliau dan Abu bakar sampai di gua Hira’dan bersembunyi di situ
Wed, 12 Jan 2022 - 21min - 34 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
العقبة الثّانية AQOBAH YANG KE-DUA ==================== فى السّنة الثّالثت عشرة من النّبوّة , وفد على الرّسول ثلاثة وسبعن رجلا,وامرأتان من عرب المدينة. Dalam tahun ke tiga belas dari kenabian ,datanglah 73 orang laki-laki dan 2 orang perempuan dari arab madinah kepada Rosululloh . فبايعوا الّسول عند العقبة الثانية, على أن يعبدوا الله, ولايشركوا به شيئا, وأن يمنعوا الرّسول إذاهاجا اليهم. Lalu mereka berbai’at/membuat perjanjian dengan Rosululloh di ‘aqobah yang ke dua bahwa mereka akan menyembah Allah dan tidak menyekutukan sesuatu dengannya dan tidak menghalangi Rosululloh apabila Beliau ingin berhijrah ke negeri mereka. ثمّ اخرجوا اثنى عشر نقيبا منهم, فقال لهم الرّسول : أنتم وكلاء على قومكم بما فيهم, كفلاء ككفالة الحواريّين لعيسى ابن مريم, وأنا كفيل على قومى. Kemudian mereka membagi 12 kelompok. Nabi berkata kepada mereka: “ kamu menjadi wakil terhadap kaum kamu dengan apa yang ada pada mereka, kamu penjamin seperti jaminan khawariyyin kepada Nabi isa bin maryam dan sedang aku jadi penjamin kaum ku. فرجعوا إلى المدينة, فانتشر الإسلام فيها اكثر من المرّة الاولى. Mereka kembali kemadinah lalu tersebarlah islam lebih pesat dari yang pertama kali. أسئلة من وفد على الرّسول فى السّنة الثّالثة عشرة ؟ هل بايعود ؟ ماذا فعلوا بعد البيعة ؟ ماذا قالو الرّسول للنّقباء ؟ هل أقامو بمكّة ؟ Pertanyaan-pertannyan: siapa yang datang kepada Rosululloh sebagai utusan dalam tahun yang ke tiga belas? Apakah mereka berbai’at? Apakah yang mereka perbuat sesudah berbai’at? Apa yang Nabi katakan kepada para ketua itu? Adakah merekah tinggal di makkah? الخلاصة فبا يعوا الرّسول عند الثّانية, ورجعوا, فنشروا الإسلم فى المدينة. Ringangkasannya :Dalam tahun yang ke tiga belas datanglah 73 orang laki-laki dan 2 perempuan kepada Nabi sebagai utusan. Mereka berbai’at dengan Nabi di ‘aqobah yang kedua, dan mereka kembali dan menyebarkan islam di madinah.  هجرة المسلمين إلى المدينة HIJRAHNYA KAUM MUSLIMIN KE MADINAH ============================== لمّا علمت قريش بانتشار الإسلام فى المدينة, شدّدت الأذى على أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلّم . Tatkala kaum quraisy mengetahui tersebarnya islam di madinah, mereka keraskan gangguan mereka kepada sahabat-sahabat Rosululloh SAW. فأمرهم بالهجرة إلى المدينة, واللحاق بإخوانهم الأنصار Lalu Nabi memerintahkan kepada mereka untuk berhijrah ke madinah dan bertemu saudara-saudara mereka dari kaum anshor. فخرجوامن مكّة خفية, خوفا من أن تمنعهم قريش من الهجرة . Mereka keluar dari makah dengan sembunyi, karna takut quraisy menghalagi hijrah mereka. واراد أبوبكر أن يهاجر, فمنعه الرّسول فبقى معه بمكّة Abu bakar mau berhijrah, tetapi tidak diperkenankan oleh Rasulullah. Maka tinggallah ia bersama Nabi di makkah. أسئلة ماذا عملت قريش بعد أن علمت بإسلام الأنصار؟ بماذا أمرالنّبىّ أصحابه ؟ كيف خرجوا ؟ هل هجر أبوبكر معهم ؟ Pertanyaan-pertanyaan:apa yang di perbuat kaum quaraisy sesudah mereka mengetahui kaum anshor masuk islam? Apa yang Nabi perintah kepada sahabat-sahabat Beliau? Bagaimana cara mereka itu keluar? Adakah Abu bakar berhijrah bersama mereka? الخلاصة لمّا أسلم أهل المدينة بالغ أهل مكّة فى إيذاء المسلمين بها. فأمرهم الرّسول بالهجرة الى المدينة فهاجربعضهم فى إثربعض. Ringkasannya: tatkala ahli madina masuk islam, ahli makkah pun semakin keras dalam menyakiti orang-orang muslim di sana. Lalu Rasulullah SAW. memerintahkan mereka berhijrah ke madinah.sebagian dari mereka berhijrah setelah sebagian yang lain
Thu, 02 Dec 2021 - 10min - 33 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
بدء إسلام الأنصار ISLAMNYA KAUM ANSHAR ====================== فى السّنة الحادية عشرة , قدم مكّة ستّة نفر من عرب يثرب للحجّ. Dalam tahun yang kesebelas, datanglah 6 orang dari Yatsrib ke Makkah untuk berhaji. فدعاهم النّىّ صلّى الله عليه وسلّم الى الإسلام , وإلى معاونته فى تبليغ رسالة ربّه. Nabi mengajak mereka ke agama islam, dan mengajak mereka menolong Beliau dalam menyiarkan risalah Tuhannya. فامنوا به وصدّقوه, وقالوا فيما بينهم : “والله انّه النّىّ الّذى تعدنا به اليهود , فلايسبقونا إليه” Lalu mereka beriman kepada Beliau dan membenarkan Beliau, dan mereka berkata diantara mereka sendiri :”Demi Allah, sesungguhnya Beliau adalah Nabi yang orang-orang Yahudi janjikan kepada kita. Janganlah mereka mendahului kita beriman kepadanya. ولمّا رجعوا الى بلادهم , ذكرو القومهم ذكر الرّسول ودعوهم إلى الإسلام , فانتسر ذكره صلّى الله عليه وسلّم فى المدن. وهذا هو بدء إسلام عرب يثرب. Takkala mereka kembali ke negeri mereka , mereka terangkan kepada kaum mereka hal tentang Rasululloh SAW. dan mereka mengajak orang-oarang itu masuk islam. Lalu tersebarlah sosok Nabi di negeri-negeri. Dan inilah permulaan orang Yatsrib masuk islam. أسئلة من قدم مكّة قى السّنة الحادية عشرة من النّبوّة ؟ ماذا قال لهم الرّسل ؟ هل أمنوا به ؟ماذا فعلوا بعد رجوعهم إلى بلادهم؟ Pertanyaan-pertanyaan:Siapa yang masuk Makkah dalam tahun yang kesebelas kenabian? Apa yang Nabi katakan kepada mereka? Berimankah mereka kepada Beliau? Apa yang mereka perbuat sesudah mereka kembali ke negeri mereka? الخلاصة وفى هذه السّنة قدم مكّة للحجّ ستّة نفر من عرب المدينة فأسلموا ونشروا ذكر الرّسول صلّى الله عليه وسلّم فى المدينة. Ringkasannya:Dalam tahun ini, 6 oarang dari Yatsrib masuk ke makkah untuk berhaji, lalu mereka masuk islam, dan mereka siarkan nama Rasulallah SAW. di madinah.  بيعة العبة الأولى PERJANJIAN ‘AQABAH PERTAMA ================= فى السّنة الثّانية عشرة قدم اثنا عشر رجلا من عرب المدينة. Dalam tahun yang keduabelas datanglah 12 orang dari madinah. فاجتمعوا بالرّسول صلّى الله عليه وسلّم عند العقبة الأول.وبايعوا على الإسلام بشروط. Mereka berkumpul bersama Rasulullah SAW. dekat ‘Aqabah yang pertama dan berbaiat untuk menyiarkan islam dengan beberapa syarat على أن لايشركوا بالله شيئا, ولايسرقوا, ولايزنوا ولايقتلوا أولادهم, ولايأتوا ببهتان يفترونه بين أيديهم وأرجلهم ولايعصوا فىمعرون, فإن أوفوا فلهم الجنّة, وإن أصابوا من ذلك شيئا, فأمرهم إلى الله : إن شاء غفر وإن شاء عذّب Yaitu : mereka tidak menyekutukan sesuatu dengan Allah, mereka tidak mencuri, tidak berzina, tidak mebunuh anak-anak mereka, tidak berbuat dusta yang diada-adakan sendiri, tidak durhaka dalam kebaikan ; jika mereka sempurnakan mereka mendapat surga tetapi bilamana mereka berbuat sesuatu dari itu maka urusan mereka terserah kepada Allah, jika ia kehendaki di ampunilah merekah dan jika ia kehendaki di siksalah mereka. ولمّا رجعوا إلى بلادهم أرسل معهم الرّسول من يعلّمهم الإسلام,ويفقّههم فى الدّين , فانتشر الإسلام بسببهم حتّى لم يبق بيت من بيوت المدينة الاّوفيه ذكر الإسلام. Ketika mereka kembali ke negeri mereka Nabi mengutus bersama mereka seorang untuk mengajarkan islam pada mereka dan memahamkan keyakinan agama pada mereka. Lalu tersebarlah islam sebab mereka sehingga tidak ketinggalan satu rumah pun dari rumah-rumah di madina melainkan di dalamnya ada sebutan islam. أسئلة من قدم فى السّنة الثانية عشرة؟ هل اجتمعوا بالرّسول؟ على أىّ شيئ بايعوه؟ ماذا فعل معهم الرّسول حينما رجعوا؟ Pertanyaan-pertanyaan:siapa yang datang dalam tahun yang ke dua belas? Adakah mereka itu berkumpul bersama Rosululloh SAW.? Atas dasar apa mereka berbai’at? Apa yang Nabi perbuat terhadap mereka ketika mereka pulang? الخلاصة فى السّنة الثّانية عشر قدم اثنا عشر رجلا من الوينة, فبايعهم الرّسول عند العقبة فرجعوا ونشرواالدّين فى المدينة. Ringkasannya:Dalam tahun yang ke dua belas datanglah dua belas orang laki-laki dari madina. Mereka berbai’at kepada Nabi di ‘aqobah lalu mereka pulang dan menyiarkan agama di madinah
Sun, 28 Nov 2021 - 15min - 32 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
إسراؤه صلّى الله عليه وسلّم ومعراجه ISRA’ DAN MI’RAJ NABI SAW . ========================= فى السّنة الحادية عشرة أكرمه الله بالإسراء والمعراج Pada tahun kesebelas Allah muliakan Beliau dengan isra’ mi’raj. فالإسراء هو توجّه النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم ليلا , من المسجد الحرام إلى المسجد الأقصى Isra’ itu ialah perjalanan Nabi Muhammad SAW. pada waktu malam dari masjidil haram ke masjidil aqsha. والمعراج هو صعوده صلّى الله عليه وسلّم إلى العالم العلوىّ وفيه فرضة الصّلوات الخمس Dan mi’raj itu ialah naiknya Nabi SAW, ke(lapisan) Langit paling atas dan dari padanya di wajibkan sholat lima waktu . وفى صبيحة ليلة الإسراء علّمه جبريل الصّلاة وأوقاتها Pada pagi-pagi pada malam isra itu , jibril mengajarkan sholat dan waktu-waktunya kepada Nabi SAW. أسئلة فى أىّ سنة أكرمه الله بالإسراء والمعراج ؟ ماالإسراء ؟ ما المعراج ؟ ماذا فرض فيه ؟ من علّمه الصّلاة وأوقاتها ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Di tahun yang keberapa Allah mulaikan Nabi dengan isra’ dan mi’raj ? apa isra’ itu ? apa mi’raj itu ? apa yang di wajibkan kepadannya ? siapa yang mengajarkan sholat dan waktu-waktu nya kepada Beliau ? الخلاصة فى السّنة الحادية عشرة أكرمه الله بالإسراء والمعراج وفيها فرضت الصّلوات الخمس Ringkasannya:Dalam tahun kesebelas , Allah muliakan Beliau dengan isra’ dan mi’raj dan padannya di wajibkan sholat lima waktu القبائل إلى الدّين MENGAJAK PARA QABILAH KEPADA AGAMA ============================= ظلّ الرّسول عشر سنوات يدعو قريشا إلى الدّين باللّين والرّفق Rasulullah SAW. mengajak kaum quraisy ke agama selama sepuluh tahun dengan halus dan lemah lembut , فلمّا رأى شدّة عنادهم وتعصّبهم عليه ومنعهم نشر الدّين خرج فى السّنة الحادية عشرة من النّبوّة إلى القبائل فى أسواقهم Ketika Nabi melihat kekerasan perlawanan mereka , sakitnya hati mereka kepada Beliau dan halangan mereka akan penyiaran agama . maka keluarlah Nabi pada tahun kesebelas dari kenabian ke qabilah-qabilah di pasar-pasar mereka . وصار يدعوهم إلى الدّين فكان منهم من يردّ ردّا قبيحا ومنهم من يردّ ردّا حسنا Nabi memengajak mereka kepada agama,diantara mereka ada yang menolak dengan cara yang tidak baik dan ada yang menolak dengan cara yang baik وكان من أقبحهم ردّا بنو حنيفة : جماعة مسيلمة الكذّاب Diantara orang-orang yang paling tidak baik penolakannya ialah bani hanifah dari golongan Musailimah al kadzab أسئلة كم سنة ظلّ الرّسول يدعو قريشا ؟ فى أيّ سنة خرج إلى القبائل ؟ وما كان يقول لهم ؟ بماذا كانوا يردّون عليه ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Berapa tahun Rasululloh SAW. mengajak qaum Quraisy? Dalam tahun yang keberapa Nabi keluar ke qabilah-qabilah? Apa yang Nabi katakan kepada mereka? Bagaimana balasan mereka kepada Nabi? الخلاصة فى هذه السّنة عرض نفسه على القبائل فى الأسواق فأجاب بعضهم ردّا قبيحا Ringkasannya :Di tahun ini Nabi menampakkan dirinya kepada beberapa qabilah di pasar mereka. Sebagian mereka menerima ajakannya dan sebagian lain menolak dengan baik
Sat, 27 Nov 2021 - 10min - 31 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
قريش للرّسول صلّى الله عليه وسلّم GANGGUAN ORANG QURAISY KEPADA NABI SAW. ============================= بعد وفاة زوج الرّسول وعمّه أخذت قريش تؤذى الرّسول Setelah istri dan paman Nabi meninggal, mulailah orang-orang quraisy mengganggu Beliau . فكانوا ينثرون عليه التّراب ويضعون أو ساخ الحيوان عليه فى صلاته Mereka taburkan pasir kepada Beliau dan mereka taruh kotoran binatang di atas Nabi ketika Beliau sholat. وتعلّقوا به مرّة وقالوا له : أنت الّذى تريد أن تجعل الآلهة إلها واحدا Sekali-kali mereka mengikuti Beliau sambil berkata kepadannya :” engkaulah yang mau menjadikan tuhan-tuhan kami sebagai tuhan yang satu . “ فتقدّم أبو بكر وخلّصه منهم , وقال لهم : أتقتلون رجلا أن يقول ربّى الله ؟ Maka majulah Abu Bakar dan membebaskan Beliau dari gangguan mereka, dan ia berkata kepada mereka : “ apakah kamu hendak membunuh seorang karena ia berkata tuhanku ialah Allah.” أسئلة ماذا عملت قريش مع النّبىّ بعد وفاة زوجه وعمّه ؟ بماذا كانوا يؤذونه ؟ ماذا قالوا له لمّا تعلّقوا به ؟ من خلّصه منهم ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Apa yang di perbuat kaum quraisy terhadap Nabi sesudah wafat istri dan paman Beliau ? dengan cara apa mereka menyakiti Beliau ? apa yang mereka katakan ketika mengikuti Nabi ? siapa yang membebaskan Nabi dari gangguan mereka ? الخلاصة إشتدّ إيذاء قريش للنّبىّ بعد وفاة زوجه وعمّه حتّى همّوا بقتله Ringkasannya:Gangguan orang quraisy kepada Nabi sangat berat ketika wafat nya istri dan paman Beliau, hingga mereka bermaksud hendak membunuh Beliau .  الهجرة إلى الطّائف HIJRAH KE THAIF =================== لمّا رأى الرّسول صلّى الله عليه وسلّم إستهانة قريش به هاجر فى السّنة العاشرة إلى الطّائف مع زيد بن حارثة Tatkala Rasulullah SAW. melihat penghinaan orang quraisy kepadannya, berhijrahlah Beliau ke Thaif pada tahun kesepuluh bersama Zaid bin Haritsah. وتوجّه إلى ثقيف وطلب منهم نصرته على قومه Nabi menuju kaum tsaqif dan meminta pertolongan kepada mereka dari gangguan kaumnya فردّوا عليه ردّا قبيحا وأمروا سفهاء هم وعبيدهم يسبّونه ورموه بالحجارة حتّى سال الدّم من عراقيب رجليه Permintaan Nabi ini mereka tolak dengan penolakan yang buruk/kasar , mereka perintahkan orang-orang jahat dan budak-budak mereka supaya memaki Nabi dan melempari Beliau dengan batu hingga mengalirlah darah dari urat-urat kakinya . وكان زيد بن حارثة يمنع عنه الأحجار حتّى أصيب بجراحات فى رأسه Zaid bin haritsah yang melindungi Nabi dari lemparan batu-batu tersebut ,hingga bebrapa batu melukai kepalannya فلمّا لم ينل منهم خيرا , رجع إلى مكّة بعد أن مكث بينهم شهرا Tatkala tidak mendapatkan respon yang baik dari mereka,maka kembalilah Nabi ke Mekkah setelah Beliau tinggal selama sebulan di antara mereka. أسئلة متى هاجر النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم إلى الطّائف ؟ من هاجر معه ؟ إلى من توجّه ؟ هل أجابوا طلبه ؟ من كان يدافع عنه ؟ كم مدّة إقامته بينهم ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Kapan Nabi berhijrah ke thaif ? siapa yang ikut berhijrah bersama Beliau ? menuju kemana Beliau ? apakah mereka memperhatikan ajakan Beliau ? siapa yang membela Beliau ? berapa lama Beliau tinggal diantara mereka ? الخلاصة لمّا اشتدّ الأذى هاجر النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم إلى الطّائف هو و زيد بن حارثة وعرض أمره على ثقيف فردّوا عليه ردّا قبيحا وآذوه وكان زيد يدفع عنه الأذى Ringkasannya:Ketika gangguan kepada Nabi sangat berat maka berhijrahlah Beliau ke Thaif bersama Zaid bin Haritsah , Beliau ajukan halnya itu kepada kaum tsaqif , tetapi mereka tolak dengan penolakan yang tidak baik dan mereka sakiti Beliau dan zaid juga menahan gangguan-gangguan dari mereka
Thu, 25 Nov 2021 - 15min - 30 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
وفاة خديجة – زواج سودة وعائشة رضى الله عنهنّ WAFATNYA KHADIJAH – PERNIKAHAN SAUDAH DAN AISYAH R.A. ===================================== فى السّنة العاشرة من النّبوّة توفّيت السّيّدة خديحة,فحزن عليها الرسول صل اللّه عليه وسلّم حزنا شديدا لانّها كانت تحبّه, وتمنع عنه اذى قريش Dalam tahun kesepuluh dari kenabian,meninggallah siti khadijah,Rasulallah SAW. sangat berduka cita atas kematiannya,karena khadiejah sangat cinta kepada Nabi dan karena ialah yang menahan gangguan-gangguan quraisy kepada Beliau. فتزوّج بعد وفاتها بسودة بعد أن توفّى عنها زوجها, وكانت قدامنت باللّه ورسوله, وخالفت أقاربها Lalu sesudah wafatnya,Nabi nikah dengan Saudah yang di tinggal mati suaminya. ia seorang perempuan yang sudah lebih dahulu beriman kepada Allah dan Rasulnya dan menyalahi kaum kerabatnya. وبعد شهر عقد على عائشة بنت أبى بكر الصّدّيق وهى فى السّابعة من عمرها Sesudah satu bulan,kemudian Nabi ‘aqad dengan ‘Aisyah putri dari Abu Bakar Ash-shiddiq ketika ia berumur 7 tahun. ولم يتزوّج بكرا غيرها, ودخل بهافى المدينة Tidak pernah Nabi menikah dengan gadis perawan selain Aisyah dan Nabi bercampur dengannya di madinah. أسئلة متى توفّيت السّيّدة خديجة ؟ متى تزوّج بسودة ؟ متى تزوّج بعائشة ؟ كم كان عمرها ؟ هل تزوّج بكرا غيرها ؟ أين دخل بها ؟ Pertanyaan-pertanyan kapan Siti Khadijah meninggal? Kapan Nabi menikah dengan Saudah? Kapan Nabi menikah dengan Aisyah? Berapah umur Aisyah? Pernahkah Nabi menikah dengan gadis selain Aisyah? Dimanah Nabi bercampur dengannya? الخلاصة وفى السّنة العاشرة توفّية السّيّدة خديجة فتزوّج بعدها سودة ثمّ عائشة وهى فى السّابعة من عمرها , ودخل بها فى المدينة Siti Khodijah wafat dalam tahun kesepuluh,kemudian Nabi menikah dengan Saudah kemudian menikah lagi dengan Aisyah ketika itu dia masih berumur 7 tahun ,dan dicampuri ketika sudah berada di Madinah.  وفاة عمّه WAFATNYA PAMAN NABI ===================== بعد وفاة السّيّدة جديجة بنحو شهر توفّى عمّه أبو طالب فحزن عليه الرّسول صلّى الله عليه وسلّم Setelah siti khadijah meninggal kira kira satu bulan ,kemudian wafatlah paman Beliau , Abu Thalib .Maka Rasullah SAW. Sangat bersedih . وسمّى ذلك العام عتم الحزن لأنّه فقد فيه زوجه وعمّه Tahun tersebut dinamakan sebagai Tahun Duka Cita , karena dalam tahun itu Nabi kehilangan istri dan juga paman terkasih Beliau. وكان عمّه يعتقد صدق ما جآء به الرّسول إلاّ أنّه لم ينطق بالشّهادة إلى آخر لحظة من حياته : خوف من تعيير قريش Pamannya percaya kepada kebenaran yang di bawa oleh Nabi SAW, hanya saja ia tidak pernah mengucapkan pengakuannya sampai akhir masa hidupnya karena takut celaan orang quraisy وفيه أنزل : إنّك لا تهدى من أحببت ولكنّ الله يهدى من يّشاء . فنسأل الله أن يّخفّف عنه مع بقيّة أقاربه صلّى الله عليه وسلّم Tentang peristiwa ini di turunkanlah ayat : sesungguhnya engkau tidak bisa memberi petunjuk kepada orang yang engkau cintai , tetapi Allahlah yang memimpin siapa saja yang ia kehendaki (qasash 56) . maka kita berdoa kepada Allah supaya diringankan siksaan dari padanya , juga kaum kerabat Nabi yang lainnya . أسئلة متى توفّى عمّ النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم ؟ بماذا سمّى ذلك العام ؟ هل كان عمّه يعتقد صدق رسالته ؟ لماذا لم ينطق بالشّهادتين ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Kapan paman Nabi SAW. wafat ? dinamakan apa tahun tersebut ? adakah paman Nabi percaya kenabian Beliau ? mengapa ia tidak ucapkan syahadat ? الخلاصة وفى تلك السّنة مات عمّه أبى طالب وهو أكبر أنصاره ولم يسلم خشية تعيير قومه Ringkasannya:Dalam tahun itu meninggalah paman Beliau, Abu Thalib dan ia adalah sebesar-besar penolong Nabi tetapi ia tidak masuk islam karena takut celaan kaumnya
Wed, 24 Nov 2021 - 14min - 29 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
خروج النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم من الحصار KELUARNYA NABI SAW DARI PEMBOIKOTAN =========================== فى السّنة العاشرة من النّبوّة إتّفق خمسة من أشراف قريش فنقضوا الصّحيفة Pada tahun kesepuluh kenabian , lima orang pembesar dari kaum Quraisy membuat kesepakatan, lalu mereka merusak surat perjanjian itu. فخرج النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم ومن معه من الحصار بعد أن مكثوا فى الشّعب قريبا من ثلاث سنوات Kemudian Nabi SAW dan para sahabatnya keluar dari pemboikotan itu setelah mereka tinggal di Syi’ib kurang dari tiga tahun. لا يصل إليهم شئ من الطّعام إلاّ خفية حتّى أكلوا ورق الشّجر Tidak sedikitpun makanan sampai kepada mereka kecuali dengan sembunyi-sembunyi, sehingga mereka terpaksa makan dedaunan. وكان الرّسول قد أخبر أنّ الأرضة قد أكلت الصّحيفة . فلمّا نزّلتها قريش ليمزّ قوها وجدوها كما أخبر Rasulullah telah mengabarkan terlebih dahulu bahwa surat perjanjian itu telah dimakan rayap tatkala kaum Quraisy menurunkannya untuk dikoyak, mereka dapati sebagaimana yang dikabarkan oleh Nabi SAW. أسئلة فى أىّ سنة نقضت الصّحيفة ؟ كم مكث النّبىّ فى الحصار ؟ هل كان يصل إليه شئ من الطّعام ؟ بماذا أخبر قبل خروجه من الحصار ؟ Pertanyaan-petanyaan:Pada tahun yang keberapa dirusaknya surat perjanjian itu? Berapa lama Nabi tinggal dikepungan itu? Adakah sampai makanan kepada Nabi? Apa yang Nabi kabarkan sebelum beliau keluar dari kepungan itu? الخلاصة فى السّنة العاشرة نقضة الصّحيفة فخرج النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم من الحصار بعد ثلاث سنين Ringkasannya: Dalam tahun yang kesepuluh surat perjanjian itu dirobek, lalu Nabi keluar dari kepungan setelah kurang dar tiga tahun وفد نجران UTUSAN NAJRAN =================== فى السّنة العاشرة وفد عليه وفد من نصارى نجران Dalam tahun ke sepuluh datanglah kepada Nabi utusan dari Nashrani Najran بلّغهم خبره من مهاجرى الحبشة وكانوا عشرين رجلا Khabar tentang Nabi,sampai kepada mereka itu dari perantaraan orang-orang yang berhijrah ke Habsyah;banyaknya mereka itu 20 orang laki laki فقرا عليهم الرّسول صلى اللّه عليه وسلّم القران, فامنوا كلّهم Rasulullah SAW. membacakan Qur’an kepada mereka,maka mereka semua itu beriman. فوبّخهم ابوجهل على اسلامهم, فقالواله: ” لكم ما انتم عليه, ولنامااخترناه” Abu Jahal mengancam mereka jika masuk islam.Mereka berkata kepadanya:,,Bagi kamu lah apa yang kamu pegangi,dan bagi kami lah apa yang kami pilih’’ اسئلة من وفد على النّبىّ فى السّنة العاشرة ؟ من اخبر هم به ؟ هل امنوا به ؟ من وبّخهم علي اسلامهم ؟ بماذااجابوه ؟ Pertanyaan pertanyaan:Siapa yang datang kepada Nabi sebagai utusan dalam tahun ke-sepuluh itu? Siapa yang memberitahu kepada mereka tentang Nabi?-Adakah mereka itu beriman kepada Beliau?-Siapa yang mencela mereka masuk Islam?-Apa yang mereka jawab kepadanya? الخلاصة وفى تلك السّنة وفد عليه بعض نصارى نجران فسمعوا القران فاسلموا Ringkasannya:Dalam tahun itu,datanglah sebagian dari Nashrani Najran kepada Nabi sebagai utusan.Mereka mendengarkan bacaan Qur’an kemudian mereka masuk Islam
Sun, 21 Nov 2021 - 12min - 28 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
هجرة الحبشة الثّانية HIJRAH KE HABASYAH YANG KE DUA KALI =============================== بعد دخول النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم وقومه الشّعب أمر جميع المسلمين بالهجرة إلى الحبشة Setelah Nabi dan kaumnya di boikot/dikepung oleh kaum quraisy di Syi’ib,maka Beliau memerintahkan kaumnya untuk berhijrah ke Habasyah. فهاجر 73 رجلا و 11 امرأة منهم جعفر بن أبى طالب Maka berhijrahlah 73 orang laki-laki dan 11 orang perempuan,diantara mereka yaitu Ja’far bin Abi Tholib. ولحق بهم مسلموا اليمن وهم أبو موسى الأشعرىّ وبنو عمّه Lalu orang-orang dari Yaman menyusul mereka,diantaranya adalah Abu Musa Al-Asy’ari dan anak-anak pamannya. وكانت هذه الهجرة فى السّنة السّابعة من الهجرة Peristiwa hijrah ini terjadi pada tahun ketujuh kenabian Beliau. أسئلة بماذا أمر النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم أصحابه بعد دخول الشّعب ؟ كم عدد المهاجرين ؟ من لحق بهم ؟ فى أىّ سنة كانت هذه الهجرة ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Apa yang diperintah Nabi kepada kaumnya setelah masuk Syi’ib?Berapakah jumlah orang yang berhijrah?Siapakah yang menyusul mereka setelah itu?Terjadi di tahun berapakah Peristiwa itu ? الخلاصة بعد دخول النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم الشّعب فى السّنة السّابعة أمر المسلمين بالهجرة إلى الحبشة مرّة ثانية فهاجر 73 رجلا و 11 امرأة ولحق بهم مسلموا اليمن Ringkasannya : Sesudah Nabi masuk Syi’ib pada tahun yang ketujuh,Beliau perintahkan orang-orang islam untuk berhijrah untuk yang kedua kalinya ke Habasyah . Lalu berhijrahlah 73 orang laki-laki dan 11 orang perempuan.Kemudian mereka disusul oleh orang-orang Muslim Yaman.  إسلام ملك الحبشة RAJA HABASYAH MASUK ISLAM ====================== لمّا علمت قريش بهجرة المسلمين الي الحبشة,ارسلوا رجلين بهدا يا,طلبا منه ان يردّ من ها جر من المسلمين Tatkala kaum quraisy mengetahui bahwa orang-orang muslim telah berhijrah ke Habasyah,mereka mengutus dua orang laki-laki dengan membawa sebuah hadiah untuk raja Habasyah supaya mengembalikan kaum muslimin yang berhijrah itu. فأبى النّجاشىّ تسليمهم بعد أن أخبره جعفر بن أبى طالب بحقيقة الدّين الإسلامىّ وقرأ عليه أوّل سورة مريم Kemudian Ja’far bin Abi Tholib mengabarkan kepada Raja Habasyah tentang hakekat agama islam dan membacakannya sebuah ayat dari surah Maryam,maka Najasyi enggan menyerahkan orang-orang muslim kepada mereka. فرجعا خائبين وأسلم النّجشىّ ومن معه من القسّيسّين والرّهبان فى ذلك الوقت ( السّنة السّابعة من النّبوة) Utusan kaum quraisy itu pun kembali dengan tangan hampa,lalu kemudian raja Najasyi masuk islam bersama para menteri dan para pendeta yang bersamanya pada waktu itu (tahun ketujuh dari kenabian). فأنزل الله فى حقّهم : ولتجدنّ أقربهم مودّة للّذين آمنوا الّذين قالوا إنّا نصارى ذلك بأذّ منهم قسّيسّين ورهبانا وأنّهم لا يستكبرون Maka Alloh turunkan sebuah ayat tentang mereka ini : (Dan pasti akan kamu dapati orang yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata”sesungguhnya kami adalah orang Nasrani.”yang demikian itu karena di antara mereka terdapat para pendeta dan para rahib,juga karena mereka tidak menyombongkan diri). ثمّ مات النّجشىّ فصلّى عليه الرّسول لمّا أعلمه جبريل بوفاته وهذا أصل صلاة الجنازة على الغائب Kemudian Najasyi meninggal dunia,lalu Nabi SAW . mensholatinya tatkala Jibril memberitahu Beliau tentang kematiannya.Dan inilah awal mula adanya sholat Ghoib. أسئلة ماذا فعلت قريش لمّا علمت بهجرة المسلمين ألى الحبشة ؟ هل أسلمهم النّجاشىّ ؟ هل أسلم النّجاشىّ ؟ ماذا نزل فى حقّهم ؟ هل عاش النّجاشىّ بعد ذلك ؟ هل صلّى الرّسول على الغائب قبل ذلك ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Apa yang diperbuat oleh orang quraisy ketika mengetahui hijrahnya orang muslim?Apakah Najasyi menyerahkan mereka?Apakah Najasyi masuk islam?Ayat mana yang turun tentang mereka?Adakah Najasyi hidup setelah itu?Pernahkah Nabi mensholati secara ghoib sebelum itu? الخلاصة أرسلت قريش رسولين ألى النّجاشىّ ليطرد المسلمين من بلاده فلم يفعل وأسلم هو ومن معه ثمّ مات النّجاشىّ فصلّى عليه الرّسول صلاة الجنازة Ringkasannya:Kaum quraisy mengirimkan dua orang utusan ke Najasyi meminta untuk menyerahkan orang-orang muslimin dan mengusirnya dari negerinya
Thu, 11 Nov 2021 - 14min - 27 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
إسلام حمزة وعمر HAMZAH DAN ‘UMAR MASUK ISLAM ========================== فى السّنة الخامسة أسلم رجلان من كبر قريش مشهوران بالقوّة والشّجاعة. Dalam tahun ke lima, Dua orang laki-laki dari pemuka kaum quraisy masuk islam,keduanya mashur karena kekuatan dan keberanian mereka. وهما حمزة عمّ النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم وعمر بن الخطّاب ثانى الخلافاء الرّاشدين Keduanya itu ialah hamzah paman Nabi SAW. dan Umar bin al khath-thab, kholifah kedua dari khulafaur rasyidin. وكان عمر قبل إسلامه من أعظم المعارضين للإسلام والمنتقمين ممّن أسلم فأعزّ الله الإسلام بإسلامهما Umar , sebelum masuk islam ialah orang yang paling menentang islam dan termasuk orang yang suka menyiksa orang islam. lalu Allah muliakan islam dengan masuknya mereka berdua . وكان المسلمون فى ذلك الوقت أربعين رجلا وإحدى عشرة امرأة Orang islam pada saat itu sebanyak 40 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. أسئلة من أسلم فى السّنة الخامسة ؟ من هما ؟ كيف كان عمر قبل الإسلام ؟ كم كان عدد المسلمين فى ذلك الوقت ؟ Pertanyaan:Siapa yang masuk islam pada tahun ke lima ? siapakah mereka itu ? bagaimana keadaan umar sebelum masuk islam ? berapa jumlah muslimin pada waktu itu ? الخلاصة فى السّنة الخامسة من النّبوّة اعزّ الله الإسلام بعمر بن الخطّاب وحمزة بن عبد المطّلب عمّ النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم Ringkasannya:Pada tahun kelima kenabian Allah memuliakan islam dengan masuknya Umar bin Khattab dan hamzah bin abdil muthalib , paman Nabi SAW  حصار النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم وأهل بيته NABI DAN KELUARGANYA DI BOIKOT ========================= لمّا رأت قريش إنتشار الإسلام فى القبائل عزموا على قتل النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم Tatkala orang-orang quraisy melihat islam tersebar di antara qabilah-qabilah ,maka mereka mengambil keputusan untuk membunuh Nabi SAW. فحصرته وأهل بيته فى الشّعب ومنعوا عنهم الأرزاق واتّفقوا على أن يقبلوا لهم صلحا أبدا إلاّ إذا أسلموا النّبىّ للقتل Mereka memboikot Beliau dan keluargannya di Syi’ib dan mereka juga menahan makanan-makanan untuk Nabi dan keluargannya , dan mereka bersepakat untuk tidak mau menerima perjanjian perdamaian untuk selama-lamanya , kecuali apabila keluarga Nabi menyerahkan Beliau kepada mereka untuk dibunuh. وكتبوا ما اتّفقوا عليه فى صحيفة غلّقوها فى الكعبة Dan kesepakatan yang telah mereka setujui , mereka tulis di satu lembaran yang mereka gantungkan di ka’bah. وكان ذلك فى السّنة السّابعة من النّبوّة Kejadian yang demikian itu terjadi di tahun ke tujuh dari kenabian Beliau. أسئلة متى عزمت قربش على قتل النّبىّ ؟ ماذا عملت فيه ؟ على أىّ شئ اتّفقوا ؟ هل كتبوا ذلك عهدا ؟ فى أىّ سنة كان ذلك ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Kapankah kaum quraisy mengambil keputusan untuk membunuh Nabi?Apakah yang mereka lakukan kepada Beliau?Apakah kesepakatan yang mereka buat? Apakah mereka menuliskannya? Ditahun berapakah kejadian itu?
Wed, 03 Nov 2021 - 10min - 26 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
مطالب قريش للنّبىّ صلى الله عليه سلّم TUNTUTAN QURAISY KEPADA NABI SAW. =============================== لمّا رأت قريش أنّ الإيذاء لم يجد نفعا بل زاد المسلمين أيمانا ويقينا مشوا إلى الرّسول صلّى الله عليه وسلّم Tatkala kaum Quraisy dapati bahwa gangguan mereka itu tidak memberi hasil,bahkan menambah keimanan dan keyakinan orang-orang Islam,maka pergilah mereka kepada Rosululloh SAW. وطلبوا منه أن يعبد آلهتهم ويعبدوا إلهه فأنزل الله عليه سورة الكافرون Dan mereka meminta supaya Nabi menyembah berhala-berhala mereka,dan mereka juga akan menyembah Tuhan Beliau.Lalu Allloh turunkan kepada Beliau surah Al-Kafirun. فلمّا أئسوا طلبوا منه أن يسقط من القرآن ما يغيظهم من ذمّ آلهتهم وعبادتهم أو يبدّله بقرآن آخر Tatkala mereka berputus asa,mereka mereka meminta kepada Nabi supaya Beliau hapuskan dari isi Qur’an apa-apa yang menjadikan mereka marah,tentang celaan kepada berhala-berhala mereka dan persembahan-persembahan mereka,atau Beliau tukar dengan Qur’an yang lain. فأنزل الله جوابالهم : قل ما يكون لى أن أبدّله من تلقاء نفسى أن أتّبع إلّا ما يوحى إلىّ Maka Alloh turunkan wahyu kepada mereka sebagai jawaban untuk mereka; (Katakanlah,tidak ada hak bagiku untuk merubahnya dari kehendak sendiri,aku tidak turut melainkan apa-apa yang diwahyukan kepada ku)Yunus15. أسئلة لماذا ماشت قريش للرّسول ؟ ماذا طلبوا منه ؟ ماذا أنزل الله جوابا لهم ؟ ماذا طلوا منه بعد ذلك ؟ بماذا أجابهم الله ؟ Pertanyaan-pertanyaan;Mengapa orang-orang Quraisy pergi kepada Rosululloh?Apa yang mereka minta dari Beliau?Apa yang Alloh turunkan sebagai jawaban kepada mereka? Apa yang mereka tuntut kepada Nabi sesudah itu? Bagaimana jawaban Alloh kepada mereka? الخلاصة لمّا يئسوا منه طلبوا منه أن يعبد إلههم , وهم يعبدون ألهه أو أن يغيّر القرآن الّذى فيه سبّ لآلهتهم Ringkasannya:Tatkala mereka sudah berputus asa dari mengganggu Nabi,mereka meminta kepada Nabi supaya Beliau sembah Tuhan mereka dan mereka juga akan menyembah Tuhan Beliau,atau Nabi merubah isi Qur’an yang terdapat isi tentang makian terhadap Tuhan mereka هجرة الحبشة الأولى HIJRAH KE HABASYAH YANG PERTAMA =========================== لمّا رأى النّبىّ ما يلحق بأصحابه من الأذى وأنواع العذاب أمرهم بالهجرة ألى الحبشة Tatkala Nabi melihat para sahabat Beliau diganggu dengan berbagai siksaan dari kaum Quraisy,lalu Nabi memerintahkan mereka untuk berhijrah ke Habasyah. فهاجر عشرة من أصحابه وخمس نسوة منهم عثمان بن عفّان وزوجته رقيّة بنت رسول الله صلى الله عليه وسلّم Maka berhijrahlah 10 orang dari kaum laki-laki dan 5 orang dari perempuan,diantara mereka yaitu,Utsman bin Affan dan istrinya,yaitu Ruqaiyah binti Rasulullah SAW. وقد رجعوا بعد ثلاثة أشهر بسبب ألم الغربة وقلّة عددهم Mereka kembali setelah 3 bulan karena penderitaan keasingan dan sedikitnya jumlah dari mereka. وكان ذلك فى السّنة الخامسة من الهجرة وهى أوّل هجرة فى الإسلام Dan yang demikian itu terdapat pada tahun yang kelima dari Hijrah,dan merupakan peristiwa Hijrah yang pertama dalam Islam. أسئلة متى أمر النّبىّ أصحابه بالهجرة إلى الحبشة ؟ كم كان عدد المهاجرين ؟ متى رجعوا ؟ فى أىّ سنة كان ذلك ؟ Pertanyaan-pertanyaan: Kapan Nabi memerintah sahabat Beliau berhijrah ke Habasyah?Berapa jumlah orang yang berhijrah itu?Kapan mereka kembali?Pada tahun ke berapa kejadian tersebut? الخلاصة لمّا اشتدّ الأذى بالمسلمين أمرهم النّبىّ بالهجرة إلى الحبشة , فهاجر عشرة رجال . وخمس نساء ورجعوا بعد ثلاثة أشهر. Ringkasannya : Tatkala gangguan kepada kaum Muslimin semakin menjadi,Nabi menyuruh kaumnya untuk berhijrah ke Habasyah .lalu 10 dari orang laki-laki dan 5 orang perempuan berhijrah untuk yang pertama kalinya . Mereka kembali setelah 3 bulan lamanya
Thu, 21 Oct 2021 - 14min - 25 - Sejarah Kehidupan Nabi Muhammad SAW
GANGGUAN KAUM QURAISY KEPADA NABI SAW. ================================== أخذت قريش تؤذى الرّسول وتستهزئ به , خصوصا إذا ذهب إلى الصّلاة بعد أن رأت استمراره فى الدّعوة ودفاع عمّه عنه Mulailah kaum Quraisy mengganggu Nabi dan mengejek Beliau, terutama ketika Nabi pergi sholat, sesudah mereka melihat Nabi tetap dalam dakwah Beliau dan melihat pembelaan paman Nabi kepada Beliau. وكان صلّى الله عليه وسلّم يقالبهم بالحلم والصّبر واللّطف والعفو Nabi SAW. menghadapi mereka dengan sifat tenang, sabar, lemah-lembut dan suka memaafkan. وكان أشدّهم إيذاء للرّسول أبو جهل وأبو لهب وعقبة بن أبى معيط , والوليد بن المغيرة Orang yang sangat mengganggu Nabi adalah Abu Jahal, Abu Lahab , Uqbah bin Abi Mu’aith dan Al-Walid bin Mughairah. وقد انتقم الله من جميع المستهزئين بعد الهجرة فمنهم من قتل ومنهم من أهلكته الأمراض Sesungguhnya Alloh telah membalas ejekan itu sesudah Nabi berhijrah, di antara mereka ada yang terbunuh dan ada yang binasa karena beberapa penyakit. أسئلة ماذا عملت قريش بعد أن رأت استمرار النّبىّ صلى الله عليه وسلّم فى نشر الدّعوة ودفاع عمّه عنه ؟ بماذا كان يقابلهم الرّسول ؟ من كان أشدّ إيذاء للرّسول ؟ هل انتقم الله من المستهزئين ؟ Pertanyaan-pertanyaan: Apa yang di perbuat kaum Quraisy sesudah mereka melihat Nabi SAW. tetap dalam menyiarkan ajaran Beliau dan pembelaan pamanya kepada Beliau? Bagaimana Nabi menghadapi mereka? Siapakah yang sangat mengganggu Nabi? Apakah Alloh membalas para pengejek itu? الخلاصة أخذت قريش فى إيذاء الرّسول وكان يقابلهم بالحلم والصّبر وأشدّ أعدائه أبو جهل , وأبو لهب , وعقبة بن أبى معيط Ringkasannya: Kaum Quraisy mulai menyakiti Nabi SAW. Tetapi Nabi menghadapi mereka dengan tenang dan sabar. Orang-orang yang sangat memusuhi Beliau adalah: Abu Jahal, Abu Lahab dan Uqabah bin Abi Mu’aith.  إيذاء قريش للصّحابة GANGGUAN QURAISY KEPADA SAHABAT NABI ================================== لمّا رأت قريش أنّ الرّسول صلى الله عليه وسلّم أصبح عزيزا محترما امتنعوا عن أذاه Tatkala kaum Quraisy melihat Nabi dimulyakan dan dihormati orang, berhentilah mereka mengganggu Beliau. وأقبلوه على أصحابه بالإيذاء ولا سيّما المستضعفين الّذين لاناصرلهم Berpindahlah mereka mengganggu sahabat-sahabat Nabi, terutama orang-orang lemah yang tidak mempunyai pembela. فأخذت كلّ قبيلة تعذّب من أسلم منها بالحبس والضّرب والجوع والعطش حتّى صار الواحد منهم لا يستطيع الجلوس ولا يدرى ما يقول من شدّة العذاب Maka tiap-tiap qabilah menyiksa orang yang masuk Islam dari golongan mereka, dengan penjara,pukulan, memboikot makanan dan minuman, sehingga kejadian seorang diantara mereka tidak sanggup duduk dan tidak tahu apa yang ia katakan karena sangat beratnya siksaan. وممّن عذّبوا بلال وعمّار بن ياسر وأخوه وأبوه وأمّه وخبّاب بن الأرت Setengah dari orang-orang yang mereka siksa ialah Bilal,Ammar bin yasir,saudaranya ,bapaknya,ibunya,dan Khabbab bin Arat. أسئلة متى امتنعت قريش عن إيذاء الرّسول ؟ على من أقبلوا بإيذائهم ؟ كيف كانوا يؤذونهم ؟ أذكرلى أشهر من عذّبوا ! Pertanyaan-pertanyaan:Kapan kaum Quraisy berhenti dari mengganggu Nabi? Kepada siapa mereka memulai gangguan itu?Bagaimana mereka menganggu sahabat Nabi?Sebutkanlah yang masyhur-masyhur dari orang-orang yang mereka siksa? الخلاصة لمّا قوى الرّسول بدأت قريش فى إيذاء أصحابه وخاصّته المستضعفين كبلال وعمّار بن ياسر Ringkasannya:Tatkala Nabi menjadi kuat,mulailah kaum Quraisy mengganggu sahabat-sahabat Beliau terutama orang-orang yang lemah-lemah dari antara mereka, seperti Bilal dan Ammar bin Yasir
Tue, 19 Oct 2021 - 13min - 24 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
مجئ قريش لأبى طالب مرّة ثالثة KEDATANGAN KAUM QURAISY YANG KETIGA KALINYA KEPADA ABI THALIB ========================================= لمّا رأت قريش أنّ أبا طالب لا يريد أن يمنع ابن أخيه مشوا إليه بعمارة بن الوليد Tatkala kaum Quraisy melihat bahwa Abu Thalib tidak mau mencegah anak saudaranya/keponakannya, pergilah mereka kepadanya dengan Umarah bin Walid. وقالوا له : خذ هذا الفتى ولدا لك , وأسلم إلينا ابن أخيك لنقتله Mereka berkata kepadanya:”Ambillah anak muda ini sebagai anakmu dan serahkan kepada kami keponakanmu untuk kami bunuh dia”. فقال لهم عمّه : بئس ما تطلبون ! أتعطونى ابنكم لأربّيه وأعطيكم ابنى لتقتلوه ؟ Paman Nabi berkata kepada mereka : “Alangkah buruknya permintaan kamu! Patutkah kamu memberikan kepadaku anak kamu untuk aku mendidik dia, tetapi aku memberikan kepada kamu anakku untuk kamu bunuh dia?” فرجعوا خائبين والرّسول لم يزل مستمرّا فى نشر الإسلام وعمّه يدفع عنه Lalu mereka kembali dengan tangan hampa, sedangkan Nabi SAW. tetap terus menyiarkan Islam,dan pamannya selalu membela Beliau. أسئلة لماذا جائت قريش لأبى طالب فى المرّة الثّالثة ؟ ماذا قالوا له ؟ بماذا أجابهم ؟ هل امتنع الرّسول عنهم ؟ Pertanyaan-pertanyaan: Mengapa kaum Quraisy datang yang ketiga kalinya kepada Abi Thalib? Apa yang mereka katakan kepadanya? Bagaimana jawabannya kepada mereka? Apakah Nabi terhalang dari usaha mereka? الخلاصة مشت قريش إلى عمّه مرّة ثالثة وطلبوا منه أن يسلمه لهم ليقتلوه , فسفّههم ومنعهم Ringkasannya: Kaum Quraisy pergi yang ketiga kalinya kepada paman Nabi SAW. Dan minta supaya menyerahkan Nabi kepada mereka untuk dibunuh, tetapi pamannya mensiasati mereka dan tidak memperkenankan permintaan mereka
Mon, 18 Oct 2021 - 08min - 23 - Sejarah kehidupan nabi Muhammad SAW
KEBENCIAN KAUM QURAISY KEPADA NABI SAW. ==================================== تبدّل حبّ قريش للنّبىّ بغضا , وقربهم له بعدا وصدقه كذبا , وعمله هزؤا Kecintaan kaum Quraisy kepada Nabi berubah menjadi kebencian, kedekatan mereka kepada Beliau menjadi jauh, Kebenaran Nabi menjadi dusta dan amal pekerjaan Beliau menjadi ejekan bagi mereka. وذلك منذ دعاهم إلى عبادة الله وعاب آلهتهم ونسب كلّ من عبدها إلى الضّلال Yang demikian itu terjadi semenjak Nabi mengajak mereka menyembah kepada Alloh SWT.mencela Tuhan-tuhan mereka dan menyesatkan tiap-tiap orang yang menyembah akan berhala-berhala itu. ولقد ساروا إلى عمّه وطلبوا منه أن يمنع الرّسول عن سبّ الهتهم وتضليل آبائهم Mereka pergi kepada paman Nabi dan meminta kepadanya supaya ia melarang Nabi mencela Tuhan-tuhan mereka dan menyesatkan nenek moyang mereka. فردّهم ردّا جميلا , والرّسول مستمرّ فى نشر الدّين . وإعلاء كلمة الحقّ Paman Nabi menolak permintaan mereka itu dengan baik, Sedangkan Nabi SAW. tetap menyiarkan Agama dan meninggikan kalimah kebenaran. أسئلة هل زادت محبّة قريش للنّبىّ صلّى الله عليه وسلّم بعد بعثته ؟ منذ متى ؟ هل طلبوا من عمّه أن يمنعه ؟ بماذا أجابهم ؟ Pertanyaan-pertanyaan : Adakah kecintaan kaum Quraisy kepada Nabi SAW. Sesudah Beliau menjadi utusan Alloh? Semenjak kapan? Apakah yang mereka minta dari paman Beliau? Bagaimana jawaban Abu Tholib?  مجئ قريش لأبى طالب مرّة ثانية KEDATANGAN QURAISY YANG KEDUA KALI KEPADA ABI THALIB ======================================== لمّا رأت قريش إستمرار النّبىّ صلى الله عليه وسلّم فى نشر دعوته ودفاع عمّه عنه مشوا إلى عمّه مرّة ثانية Tatkala kaum Quraisy melihat Nabi SAW. tetap dalam menyiarkan dakwah Beliau, dan melihat pembelaan paman Nabi kepada Beliau, pergilah mereka untuk yang kedua kalinya kepada paman Nabi itu. وقالواله : إنّا لا نصبر على شتم آبائنا وتسفيه عقولنا وعيب آلهتنا فإمّا أن تمنع ابن أخيك وإمّا أن تأذن لنا لنمعه ! Mereka berkata kepada paman Nabi: “Kami tidak bisa sabar atas makian kepada nenek moyang kami, membodohkan kami dan mencela berhala-berhala kami. Hendaklah engkau mencegah keponakan-mu atau engkau izinkan kami untuk mencegah dia”. فدعاه عمّه وطلب منه ان يمتنع خوفا عليه من قريش فأبى الرّسول Nabi dipanggil oleh paman Beliau dan minta supaya Nabi berhenti dari dakwahnya, karena takut gangguan Quraisy atas Beliau, tetapi Nabi enggan. وقال : والله لآأترك هذا الأمر حتّى يظهره الله أو أهلك دونه Nabi berkata:” Demi Alloh! Sekali-kali aku tidak akan meninggalkan urusan ini, sehingga Alloh memenangkannya atau sehingga aku binasa karenanya.” فقال له عمّه : اذهب وقل ما أحببت , فوالله لاأسلمك أبدا Pamannya berkata kepada Beliau: “Pergilah,dan katakanlah apa yang engkau suka. Demi Alloh! Aku tidak akan menyerahkan engkau selama-lamanya.” أسئلة لماذا مشت قريش لأبى طالب فى المرّة الثّانية ؟ ماذا قالوا له ؟ هل منعه عمّه ؟ بماذا أجا الرّسول ؟ بماذا أجابه عمّه ؟ Pertanyaan-pertanyaan : Mengapa kaum Quraisy pergi yang kedua kalinya kepada Abi Thalib? Apa yang mereka katakan kepadanya? Adakah paman Nabi mencegah Beliau dari dakwahnya? Bagaimana jawaban Nabi SAW.? Apa jawaban paman Nabi kepada Beliau? الخلاصة مشت قريش ألى عمّه مرّة ثانية ليمنعه من سبّ آلهتهم , فلم يستطيعوا أن يمنعوه ومضى فى سبيله . Ringkasannya : Kaum Quraisy pergi kepada paman Nabi yang kedua kalinya untuk meminta supaya ia melarang Nabi memaki Berhala-berhala mereka, tetapi mereka tidak kuasa mencegah Nabi, malah Beliau terus mengajak manusia/berdakwah
Sun, 17 Oct 2021 - 16min - 22 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
جمعه لعشيرته NABI MENGUMPULKAN KELUARGANYA ========================= جمع النّبىّ أهله وأقاربه لمّا نزل عليه قوله تعالى : وأنذر عشيرتك الأقربين Tatkala turun firman Alloh yang artinya:dan ancamlah keluargamu yang hampir (dekat).Nabi mengumpulkan ahli Beliau dan kaum keluarganya. فبلّغهم رسالة ربّه وأنذرهم عذاب يوم عظيم : يوم لا ينفع مال ولا بنون Nabi menyampaikan risalah dari Tuhannya,dan Beliau memberi tahu kepada mereka akan adzab suatu hari yang besar,yaitu hari yang tidak berguna padanya harta dan tidak pula anak-anak. فتكلّم القوم كلاما ليّنا إلاّ عمّه أبا لهب ألّذي كان عدوّه الأشدّ Maka kerabat Nabi berbicara kepada Abu Lahab dengan perkataan yang lembut,namun Abu Lahab sangat memusuhi Nabi. فإنّه ردّ ردّا قبيحا , وطلب منهم القبض عليه فقال له أبو لهب : والله لنمنعنّه ما بقينا Abu Lahab menolak seruan Nabi dengan buruk,dan ia menyuruh mereka supaya menangkap Nabi,tetapi Abu Tholib berkata kepadanya ‘’Demi Alloh sesungguhnya kita akan menjaganya selama kita disini’’. أسئلة متى جمع النّبىّ أهله ؟ ماذا قال لهم ؟ بماذا أجابوه ؟ ماذا ردّ عليه أبو لهب ؟ Pertanyaan-pertanyaan: Kapan Nabi mengumpulkan ahlinya/kerabatnya?Apa yang Beliau katakan pada mereka?Dengan kata-kata apa mereka menjawab ajakan Nabi?Bagaimana jawaban Abu lahab Kepada Nabi? الخلاصة لمّا نزل عليه قوله تعالى : وأنذر عشيرتك الأقربين . جمع أهله وأقاربه , وبلّغهم رسالة ربّه , فردّ عليه عمّه أبو لهب ردّا قبيحا . Ringkasannya : Lalu Beliau kumpulkan ahlinya/kerabatnya dan menyampaikan kepada mereka wahyu Tuhan-nya. Maka ajakan itu di jawab oleh Abu Lahab dengan jawaban yang tidak baik/hinaan kepada Nabi
Fri, 15 Oct 2021 - 10min - 21 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
الدّعوة جهرا DAKWAH SECARA TERANG-TERANGAN ========================== استمرّت الدّعوة السّرّيّة ثلاث سنوات أجاب فى أثنائها كثير من الأشراف والموالى Nabi berdakwah secara sembunyi-sembunyi berlangsung selama tiga tahun,selama itu pula banyak dari kalangan bangsawan dan pembesar yang masuk Islam. بعد ذلك أمر صلّى الله عليه وسلّم بالجهر بقوله تعالى : فاصدع بما تؤمر وأعرض عن المشركين Sesudah itu Nabi SAW. Diperintah oleh Alloh SWT. Berdakwah secara terang-terangan dengan firmanNYA. Yang artinya:Maka katakanlah terang-terangan apa yang engkau diperintah,dan berpalinglah dari orang-orang musyrik. فصعد على الصّفا ونادى قومه فلمّا اجتمعوا قال لهم : هل تصدّقوننى فيما أخبركم به ؟ , فقالوا جميعهم : نعم , ما جرّبنا عليك كذبا منذ نشأتك إلى الأن , فقال صلى الله عليه وسلّم : أنقذوا أنفسكم من النّار إنّى نذير لكم من عذاب شديد. Kemudian Nabi naik keatas bukit Shafaa dan menyeru kaum beliau,tatkala mereka telah berkumpul,Nabi bertanya kepada mereka:’’apakah kalian semua membenarkan aku tentang apa-apa yang aku kabarkan kepada kalian?’’Mereka semua menjawab :’’Ya,tidak pernah kami mendapati engkau berdusta ,dari mulai kecil sampai sekarang ‘’.Rosululloh bersabda :’’Lepaskanlah dirimu dari siksaan api neraka sesungguhnya aku adalah seorang yang menyampaikan sebuah ancama adzab yang sangat pedih kepada kamu’’. (فقال له عمّه أبو لهب : تبّا لك يا محمّد ! ألهذا جمعتنا ؟ فأنزل الله فى حقّه سورة اللّهب : تبّت يدآ أبى لهب وّ تب (إلخ Lalu Abu Lahab,paman Beliau, berkata kepada Beliau:’’Celakalah engkau hai Muhammad! Apakah hanya untuk ini saja engkau kumpulkan kami?’’Lalu Alloh turunkan surah Al-Lahab tentang diri Abu Lahab tersebut,yaitu:(Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia.Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan .Kelak dia akan masuk kedalam api yang bergejolak (neraka).Dan (begitu pula)istrinya,pembawa kayu bakar(penyebar fitnah).Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.) أسئلة كم سنة استمرّت الدّعوة السّرّيّة ؟ متى جهر بالدّعوة ؟ كيف جهر بها ؟ ماذا قال له عمّه أبو طالب ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Berapa tahun Nabi berdakwah secara sembunyi-sembunyi?Kapan Nabi berdakwah secara terang-terangan?Bagaimana cara Nabi berdakwah dengan terang-terangan?Apa yang dikatakan Abu Lahab kepada Nabi?. الخلاصة بعد ثلاث سنوات أمر بالجهر , فجمع قومه وأنذرهم عذاب الأخرة Ringkasannya: Setelah berdakwah secara sembunyi-sembunyi selama Tiga tahun ,Nabi diperintah oleh Alloh SWT.untuk berdakwah secara terang-terangan . Maka Nabi kumpulkan kaumnya dan memberitahu kepada mereka tentang adzab akhirat
Wed, 13 Oct 2021 - 11min - 20 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
أوّل المؤمنين ORANG-ORANG YANG PERTAMA BERIMAN ============================ أوّل من آمن به من النّساء خديجة وكانت تعتقد صدق رسالته , لما ظهر لها من العلامات الدّالّة على نبوّته , منذ سفرته مع خادمها ميسرة . Perempuan yang pertama beriman kepada Nabi SAW. Ialah siti Khodijah,ia betul-betul percaya kepada kebenaran Nabi,tatkala tampak olehnya tanda-tanda kenabian Beliau,semenjak perjalanan musafir Nabi bersama pelayannya yang bernama Maisaroh. وأوّل من آمن به من الرّجال أبو بكر الصّدّيق وكان صديقه قبل بعثه ولم يعهد عليه كذبا وزيد بن حارثة وكان مملوك النّبىّ صلى الله عليه وسلّم فأعتقه Orang laki-laki yang pertama-tama beriman kepada Nabi,ialah Abu Bakar Ash-shiddiq,sebelum Beliau menjadi Nabi,ia adalah sahabat terdekat Nabi dan tidak pernah Beliau dapati ia berdusta.Yang kedua,ialah Zaid bin Haritsah ,seorang budak Nabi lalu dimerdekakan oleh Beliau. وأوّل من آمن به من الصّبيان علىّ بن أبى طالب وكان ربيب الرّسول Dan anak-anak yang pertama beriman kepada Nabi ialah Ali bin Abi Tholib,ia adalah sepupu Rasulullah. وقد دعا أبو بكر من يحبّه ويحبّونه , فأجابه جمع كثير منهم عثمان بن عفّان ثالث الخلفاء الرّاشدين و الزّبير بن عوّام Abu Bakar juga mengajak orang-orang yang ia cintai dan mereka cinta kepadanya.Ada banyak orang yang mau mengikuti ajakannya,diantara mereka ialah; Utsman bin Affan,Kholifah ketiga dari Khulafaurrosyidin,dan Zubair bin Awwam. أسئلة من أوّل من آمن به من النّساء ؟ من اوّل من آمن به من الرّجال ؟ من اوّل من آمن به من الصّبيان ؟ ماذا عمل أبو بكر بعد إسلامه ؟ Pertanyaan-pertanyaan;siapakah perempuan diantara mereka yang termasuk golongan pertama beriman kepada Nabi SAW.?.Siapakah orang-orang yang termasuk golongan pertama beriman kepada Nabi SAW. dari kalangan laki-laki?.Siapakah orang yang termasuk golongan pertama beriman kepada Nabi SAW.dari kalangan anak-anak?.Apakah yang dilakukan oleh Abu Bakar setelah beriman kepada Nabi SAW.? الخلاصة اوّل من آمن به السّيّدة خديجة و ابو بكر الصّدّيق وعلىّ بن أبى طالب ثمّ دعا أبو بكر أصحابه كعثمان بن عفّان و الزّبير بن عوّام فآمنوا . Ringkasannya:Orang-orang yang termasuk pertama beriman kepada Nabi SAW.adalah Siti Khodijah,Abu Bakar Ash-Shiddiq,Ali bin Abi Tholib.Kemudian Abu Bakar mengajak orang-orang yang dicintainya seperti Utsman bin Affan dan Zubair bin Awwam,lalu mereka juga beriman kepada Nabi SAW.
Mon, 11 Oct 2021 - 08min - 19 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
الدّعوة سرّا DAKWAH DENGAN SEMBUNYI-SEMBUNYI ============================== بدأ النّبىّ صلّى الله عليه وسلّم بالدّعوة سرّا لمّا نزل عليه ( يا ايّها المدثّر , قم فأنذر , وربّك فكبّر , وثيابك فطهّر , والرّجز فاهجر , ولا تمنن تستكثر , ولربّك فاصبر ) Tatkala turun ayat Al-Qur’an:” Wahai orang yang berselimut.Bangunlah,lalu berilah peringatan.Dan agungkanlah Tuhanmu .Dan bersihkanlah pakaianmu .Dan tinggalkanlah segala perbuatan yang keji.Dan janganlah engkau(Muhammad)memberi dengan maksud memperoleh balasan yang lebih banyak.Dan karena Tuhanmu,bersabarlah.” Mulailah Nabi berdakwah dengan samar-samar/sembunyi-sembunyi. فدعا أهل بيته ومن ثثق به من أصدقائه الّذين يعتقدون صدقه Lalu Beliau mengajak keluarganya dan kawan- kawannya yang mempercayai kebenaran Nabi SAW. دعاهم إلى عبادة الله وحده والرّأفة بالنّاس والإتّحاد وترك الحرب Nabi mengajak mereka beribadah kepada Allah dan mengesakanNYA.berbelas kasih kepada sesama manusia,bersatu dan meninggalkan permusuhan. وقد بدأ بالدّعوة سرّا خوفا من مفاجأة النّاس بأمر لم يعرفوه ولم يسمعوا به Nabi memulai ajakan Beliau dengan tidak terang-terangan (sembunyi-sembunyi) karena khawatir dengan serangan manusia terhadap suatu perkara yang belum pernah mereka ketahui dan yang belum pernah pula mereka mendengarnya . أسئلة متى بدأت الدّعوة سرّا ؟ من الّذين دعاهم سرّا ؟ إلى أىّ شىء دعاهم ؟ لماذا بدأ بالدّعوة سرّا ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Kapan dimulainya dakwah secara sembunyi-sembunyi? Siapakah yang diajak oleh Nabi pertama kali? kepada apa mereka diajak? mengapa Nabi mengajak/berdakwah dengan tidak terang terangan? الخلاصة بدأ الدّعوة سرّا فدعا قرابته وآله إلى التّوحيد والإئتلاف والرّفق بالضّعفاء Ringkasannya : Nabi memulai ajakannya dengan tidak terang-terangan/sembunyi-sembunyi ,terlebih dahulu Beliau mengajak kaum kerabatnya kepada tauhid,persatuan dan belas kasihan kepada orang-orang yang lemah
Sun, 10 Oct 2021 - 08min - 18 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
MASA YANG KEDUA من حياة الرّسول صلّى الله عليه وسلّم Dari Kehidupan Rasululluh SAW. بدء نزول الوحى PERMULAAN TURUNNYA WAHYU ====================== لمّا بلغ الأربعين من عمره بعثه الله بشيرا وّ نذيرا وداعيا إلى الحقّ بإذنه وسراجا منيرا Tatkala berumur 40 tahun , diutuslah Beliau oleh Allah sebagai penyampai khabar gembira , penyampai ancaman , pengajak kepada kebenaran dengan perintah Allah dan sebagai pelita yang menerangi. وقد بدئ الوحى بالرؤياالصّادقة فكان لايرى شيئا فى نومه إلاّ تحقّق فى يقظته Turunnya wahyu pertamakali dimulai dari penglihatan Nabi yang benar/nyata adanya.Maka Nabi tidak melihat dalam mimpinya sesuatu apapun kecuali hal itu benar-benar terjadi pada waktu bangunnya. ثمّ نزل عليه الرّوح الأمين (جبريل) وهو يتعبّد فى غار حراء Kemudian turunlah Malaikat Jibril kepada Nabi ketika Beliau sedang melakukan ibadah dalam gua Hira. وعلّمه كيف يهدى النّاس الصّراط المستقيم ويرشدهم ألى اتّباع الدّين القويم Jibril mengajari Nabi bagaimana hendaknya Beliau memimpin/menunjukkan manusia ke jalan yang lurus dan bagaimana mestinya Nabi menuntun mereka supaya mengikuti Agama yang benar. أسئلة متى بعث صلّى الله عليه وسلّم ؟ كيف بدئ الوحى ؟ من نزل عليه بالوحى ؟ أين نزل عليه جبريل ؟ ماذا علّمه ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Kapan Rasulullah SAW. diutus menjadi Nabi ? bagaimana permulaan penurunan wahyu ? siapa yang turun kepada Beliau dengan membawa wahyu ? di mana Malaikat Jibril turun kepada Nabi ? apa yang ia ajarkan kepada Nabi ? الخلاصة بعثه الله إلى النّاس على رأس الأربعين وقد بدء الوحي بالرّؤياالصّالحة . Ringkasannya :Allah mengutus Rasulullah waktu Beliau berumur 40 tahun,dan turunnya wahyu di mulai dengan mimpi yang jadi kenyataan.  حالة العرب قبل الإسلام KEADAAN BANGSA ARAB SEBELUM ISLAM ============================ كان العرب قبل الإسلام مشركين يعبدون الأصنام ويقدّسونها Orang-orang Arab sebelum islam yaitu mereka menyukutukan Allah (musyrikin) , mereka menyembah patung-patung dan menganggap patung-patung itu suci . وكانوا يقتلون اولادهم خوفا من الجوع والفقر Mereka biasa membunuh anak mereka sendiri karena mereka takut kelaparan dan menjadi miskin. ويدفنون بناتهم وهنّ حيّات: خشية العار والعيب Mereka mengubur anak-anak perempuan mereka hidup-hidup karena mereka malu mempunyai anak perempuan dan mereka menganggap anak perempuan sebagai suatu aib. وكانوا متنافرين متشاجرين يحارب بعضهم بعضا لأوهى الأسباب Mereka adalah orang-orang yang suka berselisih,yang suka bertengkar lantaran perkara kecil,segolongan mereka memerangi golongan mereka yang lainnya. أسئلة ماذا كان العرب يعبدون قبل الإسلام ؟ لماذا كانوا يقتلون اولادهم ؟ لماذا كانوا يدفنون بناتهم ؟ هل كانوا متّفقين ؟ Pertanyaan-pertanyaan :Apa yang di sembah orang-orang Arab sebelum Islam datang? mengapa mereka suka membunuh anak mereka ? mengapa mereka suka mengubur anak-anak perempuan mereka ? adakah mereka itu bersatu ? الخلاصة كان العرب قبل بعثته متنابذين مختلفين , يضرب بعضهم رقاب بعض , وكان أكثرهم مشركين , يقتلون أولادهم وبناتهم . Ringkasannya :Sebelum diutusnya Nabi SAW. bangsa arab selalu berselisih dan bertengkar . segolongan mereka memerangi akan golongan lainnya .kebanyakan dari mereka itu adalah kaum musyrik . mereka membunuh anak laki-laki dan anak perempuan mereka
Tue, 05 Oct 2021 - 10min - 17 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
نشأته صلّى الله عليه وسلّم PERKEMBANGAN NABI SAW. ========================== اشتهر صلى الله عليه وسلّم بين قومه بجميع الخصال المحمودة : كالصّدق والأمانة والحلم والحياء والتّواضع حتّى لقّبوه بالأمين Nabi SAW. Terkenal diantara kaumnya dengan sifat-sifat terpuji Beliau,seperti :benar/jujur,amanah,sabar,malu,rendah hati,sehingga mereka memberikan Beliau julukan AL-AMIEN yang artinya orang yang dapat dipercaya. – وكان قومه وعشيرته يحبّونه حبّا عظيما ويحترمونه إحتراما زائدا Kaum dan keluarga Nabi sangat mencintai Beliau,dan mereka juga sangat menghormati Beliau. وقد حفظه الله منذ صغره من أعمال الجاهليّة فلم يشرب خمرا ولم يسجد لصنم Sesungguhnya Allah telah pelihara Nabi SAW. dari perbuatan orang jahiliyah yang tidak baik semenjak dari masa kecilnya;Beliau tidak pernah sekali-kali minum arak dan tidak pernah sekali-kali sujud kepada berhala. وأكرمه الله قبل النّبوّة بمعجزات دلّت على عظم مستقبله منها تسخير الغمامة له فى سفرته الثّانية إلى الشّام Sebelum menjadi Nabi,Allah telah muliakan Beliau dengan beberapa mukjizat yang menunjukkan kebesaran masa dihadapan Beliau;diantara mukjizat-mukjizat itu,ialah dinaunginya awan diatas Nabi dalam perjalanan Beliau yang kedua kalinya ke negeri Syam. أسئلة بماذا اشتهر بين قومه ؟ هل كان قومه يحبّونه ؟ هل كان يعمل مثل أعمالهم ؟ بماذا أكرامه الله قبل النّبوّة ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Dengan apa Nabi menjadi masyhur diantara kaumnya?-Adakah kaumnya cinta kepada Beliau?-Adakah Nabi beramal seperti amalan-amalan kaumnya itu?-Dengan apa Allah muliakan Beliau sebelum menjadi Nabi? الخلاصة عرف فى نشأته بالأخلاق الفاضلة وكان قومه يحبّونه وعصمه الله من أعمال الجاهليّة Ringkasannya: Dalam masa hidupnya,Beliau terkenal dengan akhlaq-akhlaq yang luhur.Kaumnya sangat cinta kepada Nabi. Allah pelihara Beliau dari amal-amal orang jahiliyah.dan Allah muliakan Beliau dengan beberapa Mu’jizat.  حياته قبل الرّسالة KEHIDUPAN NABI SEBELUM MENJADI RASUL ================================ حينما قارب الأربعين من عمره أحبّ الإبتعاد عن النّاس والعبادة Tatkala hampir sapai umur 40 tahun, Nabi suka sekali berjauh diri dari pergaulan dengan manusia (berkhalwat)serta beribadah. وقد اختار لعبادته غار حراء وهو جبل على طرق مكّة Nabi memilih tempat beribadah digua hira’,yaitu sebuah gunung di jalanan makkah. وكان يأخذ معه زاده وإذا فرغ رجع إلى زوجته السّيّدة خديجة فيأخذ غيره Nabi membawa bekal ke gua itu.apabila bekalannya itu habis, Nabi kembali kepada istri Beliau, Siti khotijah, untuk mengambil bekal lagi. وكان يتعبّد على دين جدّه إبراهيم من عشرة أيّام الى شهر Nabi Muhammad menjalankan ibadah itu menurut Agama datuk Beliau, yaitu Nabi Ibrahim, dari sepuluh hari sampai sebulan lamanya. أسئلة متى أحبّ الإبتعاد عن النّاس ؟ من أين كان يأكل ؟ على أيّ دين كان يتعبّد ؟ كم كانت مدّة عبادته ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Kapankah Beliau suka menyendiri dari manusia? –Di mana Nabi beribadah? –Dari mana Beliau makan? –Atas Agama apa Beliau menjalankan ibadahnya? –Berapa lama masa ibadahnya? الخلاصة حينما قرب من الأربعين أحبّ العزلة وكان يتعبّد فى غار حراء على دين إبراهيم Ringkasannya: Tatkala hampir sampai umur 40 tahun mulailah Nabi suka mengasingkan diri. Beliau melakukan ibadah-ibadahnya itu di gua Hira’ menurut Agama Nabi Ibrahim
Mon, 04 Oct 2021 - 10min - 16 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad Saw
حكمه بين قريش فى وضع الحجر الأسود KEPUTUSAN NABI ANTARA KAUM QURAISY TENTANG PELETAKAN HAJAR ASWAD ================================================ فى الخامسة والثّلاثين من عمره هدمت قريش الكعبة وجدّدت بناءها Waktu Nabi berumur 35 tahun,kaum Quraisy meruntuhkan Ka’bah dan merenovasi/memperbaharui bangunannya. وقد اشترك معهم صلى الله عليه وسلّم فى بنائها وكان يحمل الحجارة مع أشرف قريش , ومعه عمّه العبّاس Nabi SAW. Membantu mereka dalam merenovasi Ka’bah itu, Nabi mengangkat batu bersama para pemuka Quraisy ;dan pamannya yang bernama ‘Abbas beserta beliau. واختلفت قريش فيمن يضع الحجر الأسود مكانه , ثمّ اتّفقوا على أن يكون الحكم أوّل داخل من المسجد Kaum Quraisy berselisihan tentang siapa yang layak untuk meletakkan Hajar Aswad di tempatnya,kemudian mereka membuat suatu kesepakatan,bahwa orang yang berhak meletakkannya ialah orang pertama yang masuk Masjidil Haram. فكان أوّل داخل رسول الله , ففرحت قريش به , وقالوا : رضينا بالأمين Rasulullah lah orang yg pertama kali masuk masjid itu,lalu kaum Quraisy merasa lega dan gembira mereka berkata:”Kami Ridha kepada ORANG YG TERPERCAYA INI”. فوضع الحجر فى رداء , وطلب من كلّ رئيس أن يمسك بطرف من الرّداء , ثمّ أمرهم برفعه , فلمّا وصلوا به إلى موضعه أخذه الرّسول بيده , ووضعه بيده الشّريفة , فزال الخلاف بحكمه , وتعجّبت قريش من قوّة فكره Maka Nabi meletakkan batu itu di satu kain selendang Beliau dan Beliau minta dari tiap-tiap pemuka Quraisy supaya masing-masing memegang ujung selendang itu.Kemudian Nabi menyuruh mereka mengangkat hajar aswad tadi bersama-sama.Lalu Nabi mengambil batu itu dengan tangan Beliau yang mulia itu,dan meletakkan di tempatnya dengan tangan Beliau sendiri.Dengan demikian hilanglah perselisihan dalam penetapan urusan itu,serta kaum Quraisy takjub akan kecerdasan cara berfikir Nabi. أسئلة متى جدّدت قريش بناء الكعبة ؟ هل اشترك معهم ؟ فى أىّ شىء اختلفوا ؟ من كان أوّل داخل ؟ كيف حكم بينهم ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Bila kaum Quraisy memperbaharui pendirian ka’bah?-Adakah Nabi turut bekerja bersama-sama mereka?-Tentang apa yang mereka perselisihkan?-Siapa yang pertama-tama masuk Masjidil Haram?-Bagaimana Nabi memutuskan urusan itu diantara mereka? الخلاصة لمّا بلغ خمسا وثلاثين سنة جدّدت قريش بناء الكعبة وحكّمته فى وضع الحجر الأسود موضعه , فقضى راشدا وحكم موفّقا Ringkasannya:Tatkala umur Nabi 35 tahun,kaum Quraisy membaharui pendirian ka’bah,dan mereka jadikan Nabi sebagai hakim untuk meletakkan Hajar Aswad pada tempatnya,lalu Nabi melaksanakannya dengan bijaksana dan beliau putuskan perselisihan itu dengan baik.
Sun, 03 Oct 2021 - 08min - 15 - Sejarah Kehidupan Nabi Muhammad SAW
الثّانية الى الشّام PERJALANAN NABI YANG KEDUA KALINYA KE SYAM ================================ فى الخامسة والعشرين من عمره صلى الله عليه وسلّم سافر إلى الشّام مرّة ثانية فى تجارة للسيّدة خديجة Ketika berumur 25 tahun,Nabi SAW bermusafir kedua kalinya ke negeri syam,membawa dagangan Siti Khodijah. وكانت ذات شرف ومال , تستأجر الرّجال فى مالها Khodijah adalah seorang perempuan yang mulia dan seorang yang kaya,ia mengupah orang laki-laki dalam menjalankan hartanya. وقد اختارته لهذا العمل لأنّها سمعت بصدقه وأمانته وأخلاقه الشّريفة Khadijah memilih Nabi untuk pekerjaan itu,karena ia pernah mendengar tentang kebenaran/kejujuran Nabi SAW. Tentang sifat amanah dan tentang akhlaq-akhlaq Beliau yang mulia. وكان معه خادمها ميسرة , فباعا وابتاعا ورجعا بربح عظيم Pelayan Khadijah bernama Maisarah,ikut bersama Nabi.Kedua-duanya berjual-beli dan kembali dengan membawa keuntungan yang besar. أسئلة متى سافر الرّسول إلى الشّام فى مرّة الثّانية ؟ لماذا سافر ؟ كيف كانت السيّدة خديجة ؟ لماذا اختارت الرّسول لهذا العمل ؟ من سافر معه فى هذه المرّة ؟ Pertanyaan-pertanyaan: Kapan Nabi SAW.bermusafir untuk yang kedua kalinya ke syam?Mengapa Beliau pergi ke syam?Bagaimana sikap Siti Khodijah?Mengapa ia memilih Beliau ?Siapa yang ikut bersama Beliau dalam perjalanan ini? الخلاصة وسافر إلى الشّام مرّة ثانية وعمره خمس وعشرون سنة فى تجارة للسيّدة خديجة , وهى سيّدة ذات غنى وشرف , وكان معه غلامها ميسرة . Ringkasannya: Nabi bermusafir ke Syam yang kedua kalinya dalam umur 25 tahun,membawa dagangan Siti Khodijah.Siti Khodijah adalah seorang perempuan yang mempunyai kekayaan dan kemulyaan.Pelayan Khadijah;yang bernama Maisarah,ikut bersama Nabi SAW.  زواجه بالسّيّدة خديجة PERNIKAHAN NABI DENGAN SITI KHODIJAH =================================== (بعد رجوعه بشهرين من سفرته الثّانية , تزوّج بالسّيّدة خديجة (وهى الّتى خطبته Sesudah 2 bulan sekembali Nabi dari pelayarannya yang kedua kali,kemudian Nabi menikah dengan Siti Khadijah.(Khadijahlah yang meminang Nabi). وكان عمرها أربعين سنة , وعمره صلى الله عليه وسلّم خمسا وعشرين سنة Di waktu itu Khadijah berumur 40 tahun,sedang Nabi berumur 25 tahun. وكانت قبله متزوّجة بأبى هالة , وقد مات وله ولد منها اسمه هالة Sebelum menikah dengan Nabi,Khadijah sudah pernah menikah dengan Abi Halah . Suaminya ini meninggal dunia dan meninggalkan seorang anak laki-laki bernama Halah. وقد أقامت مع الرّسول خمسا وعشرين ,ولم يتزوّج غيرها حتّى توفّيت Ia menjadi istri Rasulullah selama 25 tahun dan tidak pernah Nabi menikah dengan yang lain daripadanya,hingga Siti Khadijah wafat. أسئلة متى تزوّج بالسّيّدة خديجة ؟ كم كان عمرها يوم تزوّج بها ؟ كم كان عمره صلّى الله عليه وسلم ؟ بمن كانت السّيّدة خديجة متزوّجة قبله ؟ كم سنة أقامت مع الرّسول ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Kapan Nabi menikah dengan Siti Khadijah?-Berapa umurnya ketika Beliau menikah dengan Nabi?-Berapa umur Nabi ketika itu?-Dengan siapa Siti Khadijah menikah sebelum dengan Nabi?-Berapa tahun ia menjadi istri Nabi? الخلاصة بعد رجوعه بشهرين تزوّج بالسّيّدة خديجة , وكان عمرها أربعين سنة , بعد زوجها أبى هالة , ولبثت معه خمسا وعشرين سنة Ringkasannya:Sesudah kembali selama 2 bulan,Nabi menikah dengan Siti Khadijah yang berumur 40 tahun,sesudah menikah dengan Abi Halah.Khadijah tinggal bersama Nabi 25 tahun lamanya hingga Khadijah meninggal dunia.
Fri, 01 Oct 2021 - 09min - 14 - Sarat towaf dan sa'i
Mabadi Fiqih Juz 3 Syarat-Syaratnya Berthawaf dan Sa’i Syarat-Syarat Berthawaf: 1. Suci dari hadats dan khobats (najis). 2. Menutup aurat. 3. Mulainya dari hajar aswad dan menepatkan dengan bauhnya sebelah kiri. 4. Letak ka’bah supaya berada disisi kirinya orang yang thawaf. 5. Jangan ada maksud lain selain melakukan thawaf. 6. Melakukan sebanyak tujuh kali. 7. Niatnya selain untuk thawaf nusuk (sunnat). Syarat-Syaratnya Sa’i: 1. Sa’i supaya dilakukan sesudah mengerjakan thawaf yang sah. 2. Memulainya dari bukit shafa dan diakhiri di bukit marwah. 3. Hendaklah dilakukan tujuh kali (empat kali dari shafa ke marwah, tiga kali dari marwah ke shafa). Hal-Hal yang Membatalkan Haji, Hal yang membatalkan haji adalah berjima’ dengan sengaja. Orang yang berbuat demikian wajib menyempurnakan hajinya dan mengqadha’ serta menyembelih seekor onta. Jika tidak mendapatkan, maka menyembelih sapi, kalau masih juga belum diperoleh maka menyembelih 7 ekor kambing. Kalau 7 ekor kambing belum bisa didapatkan, maka wajib membuat penilaian untuk harga seekor onta dan dengan harga taksiran itu digunakan untuk membeli makanan. Kalau usaha terakhir tidak berhasil maka wajib atas orang itu berpuasa dan untuk setiap harinya senilai 1 mud. Orang yang Tidak Kuasa Melakukan Ibadah Haji, Barangsiapa yang tidak kuasa disebutkan lanjutnya usia atau karena sakit yang tidak dapat diharapkan sembuhnya, maka wajiblah mewakilkan kepada orang lain (mengangkat seorang selaku pengganti dirinya). Siapa yang Meninggal Sedang Ia Belum Berhaji, Maka wajiblah atas walinya untuk mengupah orang lain dan harta diwariskan. Orang yang di upah tadi supaya menyempurnakan haji dan umrahnya orang yang meninggal itu. Ihshar (Terhalang), Ihshar ialah terhalang atau mencegah dari melaksanakan haji dan umrah. Orang yang demikian boleh bertahallul (lepas diri ihramnya) dengan membayar dam, yaitu menyembelih seekor kambing kemudian mencukur rambutnya. 
Fri, 01 Oct 2021 - 11min - 13 - Haji dan Umroh
Mabadi Fiqih Juz 3 Berhaji dan Berumrah Haji dan Umrah, Hukum keduanya adalh fardhu dan hanya dilakukan sekali dalam seumur hidup. Keduanya wajib atas setiap orang islam, merdeka mukallaf serta kuat dan sehat, mampu untuk biaya pergi dan ada pula harta yang ditinggalkan, aman dalam perjalanan pulang perginya ke tanah suci. Yang Menjadi Rukunnya Haji, yaitu : 1. Niat. 2. Wuquf di Arafah.3. Thawaf. 4. Sa’i. 5. Mencukur dan memendekkan rambut. Yang tersebut diatas juga menjadi rukunnya umrah kecuali Wuquf di Arafah. Yang Wajib Waktu Berhaji, 1. Ihram dari miqat (tempat ihram dimulai). 2. Bermalam di Muzdalifah. 3. Bermalam di Mina. 4. Melontarkan jumrah (jumrah ula, wushta, dan aqabah). 5. Thawaf wada’ (mohon diri) bagi orang yang hendak pulang ke negerinya. Yang Disunnahkan Waktu Berhaji, yang menjadi sunnahnya haji itu banyak, antara lain ialah : 1. Mandi untuk berihram, berwuquf dan untuk melontar jumrah pada hari-hari tasyrik. 2. Memakai wangi-wangian sebelum berihram. 3. Memakai kain panjang (sebagai penutup tubuh bagian bawah) dan selendang (penutup bagian atas) yang baru dan berwarna putih. 4. Mengucapkan Talbiyah dan dzikir, juga diwaktu wuquf dan diwaktu berdo’a di Masjidil Haram. Orang-Orang yang Meninggalkan Salah Satu Rukun dari Rukun-Rukunnya Haji. Barangsiapa yang meninggalkan salah satu rukun haji dan umrah, maka tidak diperkenankan melepasakan ihramnya sampai ia menunaikan apa yang ditinggalkan kecuali Wuquf. Bila orang itu terlambat dari saatnya wuquf, mak ia boleh tahallul (melepaskan) dengan jalan berumrah. Orang yang demikian berkewajiban mengqadhai hajinya dan wajib membayar fidyah dam (menyembelih kambing) di tanah suci. Orang-Orang yang Meninggalkan Apa yang Diwajibkan atau Disunnahkan ketika Haji. Barang siapa yang meninggalkan kewajiban haji, maka ia wajib menyembelih seekor kambing di tanah suci, sedang kalau tidak mampu maka wajib mengganti dengan berpuasa tiga hari sebelum hari nahar (hari Adha) dan melanjutkan puasanya tujuh hari lagi setelah kembali ketanah airnya. Menggenai orang yang meninggalkan sunnah haji, maka orang itu tidak dikenai kewajiban apa-apa. Hal-Hal yang Diharamkan Selama Berihram: 1. Memakai pakaian yang ada jahitannya. 2. Menutup kepala bagi lelaki, dan bagi perempuan menutup wajah dan kedua telapak tangan. 3. Memakai wangi-wangian. 4. Menyisir dan berminyak rambut. 5. Mencukur rambut. 6. Memotong kuku. 7. Berjima’. 8. Melaksanakan akad nikah. 9. Berburuh. 10. Memotong pahon di tanah suci. Hal-Hal yang Menjadi Wajib Karena Pelanggaran Terhadap yang Diharamkan ketika Berihram. Dengan sebab pelanggaran terhadap yang diharamkan ketika ihram, maka wajiblah orang itu membayar fidyah dengan menyembelih kambing dan menyedekahkan di tanah suci, atau memberi makan 3 sha’ untuk orang miskin. Denda dari pelanggaran ini tidak termasuk mereka yang melaksanakan akad nikah (karena memang tidak terkena denda apa-apa). Adapun berjima’ dengan sengaja, maka batallah hajinya. Bagi yang berburu, maka berkewajiban menyembelih binatang yang serupa dengan binatang yang diburu (dalam hal besar dan kecilnya binatang) atau boleh juga dengan memberi makan yang harganya senilai dengan hewan buruannya, kalau menebang pohon, maka diwajibkan menyembelih lembu kalau yang ditebang itu pohon yang besar dan kambing kalau yang ditebang itu pohon kecil. 
Fri, 24 Sep 2021 - 15min - 12 - Sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW
وفاة أمّه وحضانته WAFATNYA IBU NABI DAN YANG MENGASUH BELIAU =================================== – توفّيت أمّه صلى الله عليه وسلّم وهو فى السّادسة من عمره , وهى راجعة من المدينة Ibu Nabi meninggal dunia ketika Beliau berumur 6 tahun,tatkala ia kembali dari madinah. – وقد ذهبت إلى المدينة لزيارة قبر أبيه ومعها جدّه عبد المطلّب Ibu Beliau pergi ke madinah untuk berziarah ke makam Ayah Nabi;mereka pergi bersama datuk/kakek Beliau,yaitu Abdul Muthallib. – وقد دفنت بالأبواء , وهى قرية بين المكّة والمدينة Ibu Nabi dimakamkan di Abwa’,salah satu desa diantara Makkah dan Madinah. – فحضنته أمّ أيمن : خادمة أبيه عبد الله Lalu Nabi dididik oleh Ummu Aiman,seorang pelayan ayah Beliau أسئلة متى توفّيت أمّه ؟ لماذا ذهبت إلى المدينة ؟ أين دفنت ؟ من حضنته بعد وفاة أمّه ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Kapan ibu Nabi meninggal?-Perlu apa ibu Beliau ke madinah?-Dimana ibunya dikuburkan?-Siapa yang merawat Nabi sesudah wafatnya ibu Beliau? الخلاصة توفّيت أمّه وعمره ستّ سنوات , ودفنت بالأبواء , فحضنته أمّ أيمن خادمة أبيه ؟ Ringkasannya:Ibu Nabi wafat ketika beliau berumur 6 tahun dan di kuburkan di Abwa’,lalu Nabi diasuh oleh Ummu Aiman pelayan ayah Beliau.  تربية ووفاة جدّه PENDIDIKAN NABI DAN KEWAFATAN DATUK BELIAU ===================================== – قام بتربيته بعد وفاة أمّه جدّه عبد المطلّب , وكان يحبّه أكثر من حبّه لأولاده Yang mengurus pendidikan Nabi setelah ibunya meninggal dunia ialah datuknya yang bernama Abdul Muthallib.Abdul Muthallib sangat mencintai Nabi;lebih daripada cintanya kepada anak-anaknya sendiri. – ولمّا بلغ عمره صلى الله عليه وسلّم ثمانى سنوات مات جدّه بعد أن كفله سنتين Ketika Nabi berumur 8 tahun,datuk Beliau wafat setelah menanggung Beliau selama 2 tahun. – وبعد وفاة جدّه كفله عمّه أبو طالب , وكان فقيرا فوسّع الله رزقه Sesudah datuk Nabi ini meninggal dunia,pengasuhan terhadap Nabi ditanggung oleh pamannya,yang bernama Abu Thalib.Abu Tholib ini seorang yang miskin,lalu Allah luaskan rizqinya Abu Tholib. – وكان صلى الله عليه وسلم فى مدّة كفالة عمّه قانعا بما قسمه الله ويسّره له Ketika Nabi dalam masa tanggungan paman Beliau ,Nabi bersikap Qona’ah atau neriman,merasa cukup dengan apa-apa yang Allah bagikan kepada Beliau dan Allah memberikan kemudahan kepada Abu Tholib karena adanya Nabi SAW. أسئلة من قام بتربيته بعد وفاة أمّه ؟ متى توفّى جدّه ؟ من كفله بعد وفاة جدّه ؟ كيف كانت حاله مدّة كفالة عمّه له ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Siapa yang mengurus pendidikan Nabi sesudah ibunya wafat?-Kapan datuk Beliau wafat?-Siapa yang menanggung Nabi sesudah datuk Beliau meninggal dunia?-Bagaimana hal keadaan Nabi selama dalam tanggungan paman beliau? الخلاصة ربّاه بعد أمّه جدّه عبد المطلّب , وتوفّى جدّه وعمره ثمانى سنوات , فكفله عمّه أبو طالب Ringkasannya:Datuk Nabi,Abdul Muthallib,mendidik Beliau sesudah ibunya wafat.Datuk Nabi meninggal waktu Nabi berumur 8 tahun.Lalu,paman Nabi(Abu Thallib),menanggung Beliau.  رعيه الغنم وسفرته الأولى إلى الشّام NABI MENGGEMBALA KAMBING DAN PERJALANANNYA YANG PERTAMA KE SYAM =========================================== كان صلى الله عليه وسلّم فى صغره يرعى الغنم لأهل مكّة بأجرة يعيش منها Nabi SAW ketika kecilnya suka menggembalakan kambing milik orang-orang makkah dengan suatu upahan yang Beliau bisa hidup dengannya. ولمّا بلغ التّاسعة من عمره سافر إلى الشّام مع عمّه أبى طالب بتجارة Tatkala sampai umur 9 tahun,Nabi bermusafir ke Syam bersama paman Beliau yang bernama Abu Thalib dengan membawa dagangan. ولما قرب من (بصرى) راه الرّاهب بحيرى . فأخبر عمّه بأنّه سيكون آخر الأنبياء . وطلب منه أن يرجع به خوفا عليه من عدوّ يترقّبه Tatkala sampai di suatu tempat yang bernama Bushra,seorang pendeta bernama Bukhaira melihat Nabi.Lalu pendeta ini memberi tahu kepada pamannya bahwa beliau akan menjadi Nabi yang terakhir diantara Nabi-nabi.Pede ta itu meminta kepada pamannya supaya ia pulang membawa Nabi karena takut kepada musuh yang menanti-nanti beliau di syam. وقد استدلّ على نبوّته بعلاماته التى فى كتب أهل الكتاب Pendeta itu mengenalitanda-tanda kenabian n nabi Muhammad di dalam kitabnya ahli kitab
Tue, 14 Sep 2021 - 12min - 11 - Puasa
Mabadi Fiqih Juz 3 Puasa (Soum) Puasa, Puasa adalah mencegah diri dengan iringan niat dari melakukan segala hal yang membatalkan sepanjang hari di bulan Ramadhan. Yang Diwajibkan Berpuasa, Puasa itu diwajibkan atas orang mukallaf, kuat melakukan lagi pula suci dari haid dan nifas. Saatnya Puasa Diwajibkan, Saat diwajibkan puasa adalah setelah sempurnanya bulan sya’ban yang 30 hari, atau dengan cara melihat masuknya bulan di bulan Ramadhan. Hal-Hal yang Membatalkan Puasa, Yaitu : 1. Dengan sengaja bermuntah. 2. Memasukkan sesuatu kedalam tubuh melalui anggota yang terbuka (dari mulut, kedua telinga dan dubur), selain yang masuk dari kedua mata, demikian pula suntik tidak membatalkan. 3. Jima’. 4. Mengeluarkan mani dengan sengaja. 5. Haid. 6. Nifas. 7. Murtad (berbalik menjadi murtad). Orang-Orang yang Dibolehkan Tidak Puasa (Dibolehkan Berpuasa), 1. Orang sakit yang dikuatirkan tambah berbahaya. 2. Orang bepergian dalam jarak perjalanan 80 km, atau lebih. 3. Wanita hamil, wanita yang menyusui anak kalau kuatir membahayakan dirinya atau anak yang disusui.4. Orang yang berusia lanjut, baik lelaki maupun perempuan yang tidak mampu berpuasa. Qadha’nya Puasa, Orang yang diperkenankan tidak berpuasa, wajib mengqadhai puasanya kecuali : Wanita hamil dan yang menyusui anak, jika keduannya kuatir membahayakan anaknya saja, maka kedua orang itu wajib mengqadhai puasa dan membayar fidyah, yaitu untuk setiap harinya sebanyak 1 mud berupa makanan (seperti beras). Untuk orang yang berusia lanjut, baik lelaki maupun perempuan, juga orang sakit yang tidak mungkin diharapkan sembuhnya, di wajibkan memberi makan setiap harinya (yang ia tidak berpuasa) satu mud makanan sesudah berlakunya hari itu (saat matahari terbenam). Keterangan: 1 mud = 1,25 kati. 1 kati = 6 ons. Jadi 1 mud = 8 ons Sunnah-Sunnahnya Berpuasa: 1. Menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur. 2. Berbuka dengan buah kurma atau minum air. 3. Menahan diri dari kata-kata buruk. 4. Memperbanyak bersedekah dan membaca Al-Qur’an. Orang yang membatalkan puasanya karena melakukan jima’, Orang tersebut wajib mengqadhai puasanya dan juga diwajibkan membayar fidyah. Kaffarah Yaitu, denda berupa memerdekakan hamba sahaya perempuan yang beragama islam, menjalankan puasa berturut-turut selama dua bulan selain hari yang diperuntukkan guna mengqadhai puasanya, atau memberi makan enam puluh orang miskin, yang setiap orangnya 1 mud dari makanan menurut kebiasaan yang di makan oleh orang yang dinegerinya. Hari-Hari yang Diharamkan untuk Berpuasa: 1. Hari raya idul fitri. 2. Hari raya idul adha dan hari tasyrik, yaitu tiga hari sesudah idul adha. 3. Hari syak (hari yang meragukan yakni sehari sebelum masuknya bulan Ramadhan), hari pertengahan bulan sya’ban kecuali untuk menyempurnakan puasa yang dilakukan sebelumnya. Hari-Hari Disunnahkan untuk Berpuasa, Yaitu hari senin dan kamis dari setiap pekan, hari-hari putih yaitu setiap tanggal 13-14-15 pada setiap bulan (menurut bulan Hijriyah) atau biasa yang disebut Hari Purnama, Enam hari yang berupa kelanjutan hari raya idul fitri (puasa enam syawal), Hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), demikian pula dari Asyura (tanggal 10 Muharram) pada setiap tahun. Puasa untuk Orang yang Meninggal, Barangsiapa yang meninggal sedangkan ia masih menanggung hutang puasa yang belum diqadhai, dan bagi orang yang tidak ada alasan yang menyebabkan ia menunda qadha’nya, maka walinya wajib mengeluarkan 1 mud makanan untuk setiap hari yang ia tinggalkan, atau diperbolehkan bagi walinya untuk berpuasa sebagai pengganti atau salah seorang keluarga dari yang meninggal. Bagi orang lain (yang bukan keluarga) juga dibolehkan mengqadhai bila memperoleh wasiat sebelum meninggalnya atau setelah memperoleh izin dari wali yang meninggal. 
Fri, 10 Sep 2021 - 19min - 10 - Puasa
Puasa, Puasa adalah mencegah diri dengan iringan niat dari melakukan segala hal yang membatalkan sepanjang hari di bulan Ramadhan. Yang Diwajibkan Berpuasa, Puasa itu diwajibkan atas orang mukallaf, kuat melakukan lagi pula suci dari haid dan nifas. Saatnya Puasa Diwajibkan, Saat diwajibkan puasa adalah setelah sempurnanya bulan sya’ban yang 30 hari, atau dengan cara melihat masuknya bulan di bulan Ramadhan. Hal-Hal yang Membatalkan Puasa, Yaitu : 1. Dengan sengaja bermuntah. 2. Memasukkan sesuatu kedalam tubuh melalui anggota yang terbuka (dari mulut, kedua telinga dan dubur), selain yang masuk dari kedua mata, demikian pula suntik tidak membatalkan. 3. Jima’. 4. Mengeluarkan mani dengan sengaja. 5. Haid. 6. Nifas. 7. Murtad (berbalik menjadi murtad). Orang-Orang yang Dibolehkan Tidak Puasa (Dibolehkan Berpuasa), 1. Orang sakit yang dikuatirkan tambah berbahaya. 2. Orang bepergian dalam jarak perjalanan 80 km, atau lebih. 3. Wanita hamil, wanita yang menyusui anak kalau kuatir membahayakan dirinya atau anak yang disusui.4. Orang yang berusia lanjut, baik lelaki maupun perempuan yang tidak mampu berpuasa. Qadha’nya Puasa, Orang yang diperkenankan tidak berpuasa, wajib mengqadhai puasanya kecuali : Wanita hamil dan yang menyusui anak, jika keduannya kuatir membahayakan anaknya saja, maka kedua orang itu wajib mengqadhai puasa dan membayar fidyah, yaitu untuk setiap harinya sebanyak 1 mud berupa makanan (seperti beras). Untuk orang yang berusia lanjut, baik lelaki maupun perempuan, juga orang sakit yang tidak mungkin diharapkan sembuhnya, di wajibkan memberi makan setiap harinya (yang ia tidak berpuasa) satu mud makanan sesudah berlakunya hari itu (saat matahari terbenam). Keterangan: 1 mud = 1,25 kati. 1 kati = 6 ons. Jadi 1 mud = 8 ons Sunnah-Sunnahnya Berpuasa: 1. Menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur. 2. Berbuka dengan buah kurma atau minum air. 3. Menahan diri dari kata-kata buruk. 4. Memperbanyak bersedekah dan membaca Al-Qur’an. Orang yang membatalkan puasanya karena melakukan jima’, Orang tersebut wajib mengqadhai puasanya dan juga diwajibkan membayar fidyah. Kaffarah Yaitu, denda berupa memerdekakan hamba sahaya perempuan yang beragama islam, menjalankan puasa berturut-turut selama dua bulan selain hari yang diperuntukkan guna mengqadhai puasanya, atau memberi makan enam puluh orang miskin, yang setiap orangnya 1 mud dari makanan menurut kebiasaan yang di makan oleh orang yang dinegerinya. Hari-Hari yang Diharamkan untuk Berpuasa: 1. Hari raya idul fitri. 2. Hari raya idul adha dan hari tasyrik, yaitu tiga hari sesudah idul adha. 3. Hari syak (hari yang meragukan yakni sehari sebelum masuknya bulan Ramadhan), hari pertengahan bulan sya’ban kecuali untuk menyempurnakan puasa yang dilakukan sebelumnya. Hari-Hari Disunnahkan untuk Berpuasa, Yaitu hari senin dan kamis dari setiap pekan, hari-hari putih yaitu setiap tanggal 13-14-15 pada setiap bulan (menurut bulan Hijriyah) atau biasa yang disebut Hari Purnama, Enam hari yang berupa kelanjutan hari raya idul fitri (puasa enam syawal), Hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), demikian pula dari Asyura (tanggal 10 Muharram) pada setiap tahun. Puasa untuk Orang yang Meninggal, Barangsiapa yang meninggal sedangkan ia masih menanggung hutang puasa yang belum diqadhai, dan bagi orang yang tidak ada alasan yang menyebabkan ia menunda qadha’nya, maka walinya wajib mengeluarkan 1 mud makanan untuk setiap hari yang ia tinggalkan, atau diperbolehkan bagi walinya untuk berpuasa sebagai pengganti atau salah seorang keluarga dari yang meninggal. Bagi orang lain (yang bukan keluarga) juga dibolehkan mengqadhai bila memperoleh wasiat sebelum meninggalnya atau setelah memperoleh izin dari wali yang meninggal.
Thu, 09 Sep 2021 - 18min - 9 - Masa pertama
MASA YANG PERTAMA من حياة رسول الله صلى الله عليه وسلم Dari Kehidupan Rasululloh SAW. 1 – سيدنا محمّد 1.PENGHULU KITA,MUHAMMAD هو رسول الله إلى الناس كافّة وآخر الأنبياء وإمام الرسل Beliau adalah utusan Alloh kepada seluruh manusia,penutup Nabi-Nabi dan Imam bagi Rasul-Rasul. جاء بالدّين الإسلاميّ الّذى لايقبل الله يوم القيامة دينا غيره Beliau membawa Agama Islam yang Alloh tidak akan terima selain dari padanya di Hari Qiamat. وهو من نسل سادات قريش , أشرف قبيلة فى مكّة المكرّمة Beliau adalah dari keturunan bangsa Quraisy,yaitu suatu suku yang termulia di Makkah. ويتّسل نسبه بإسمائيل بن إبراهيم , عليهما السلام Nasab beliau bersambung dengan Nabi Ismail bin Ibrahim as. أسئلة من سيدنا محمّد ؟ بماذا جاء ؟ من أىّ قبيلة أبواه ؟ بمن يتّصل نسبه ؟ Pertanyaan-pertanyaan: Siapa penghulu kita,Muhammad itu?—Apa yang Beliau bawa?-Dari puak mana kedua ibu bapaknya?-Dengan siapa nasab Beliau bersambung? الخلاصة سيّدنا محمّد : هو رسل الله صلى الله صلى الله إلى النّاس أجمعين . جاء بالدّين الإسلامىّ . وهو عربىّ , قرشىّ , عدنانىّ . Ringkasannya : Penghulu kita,Nabi Muhammad SAW. Ialah utusan Alloh kepada sekalian ummat manusia.Beliau membawa Agama Islam,dan beliau berasal dari bangsa Arab,suku Quraisy,dan keturunan ‘Adnan. 2 – نسبه ووفاة والده (2) NASAB BELIAU DAN KEWAFATAN AYAH BELIAU – والده : عبد الله بن عبد المطلب بن هاشم بن عبد مناف بن قصىّ بن كلاب Ayah Beliau, ‘Abdulloh bin ‘Abdil-Muth-thalib bin Hasyim bin ‘Abdi Manaf bin Qushaiy bin Kilaab. – وامّه : آمنة بنت وهب بن عبد مناف بن زهرة بن كلاب Ibu Beliau,’Aminah binti Wahb bin ‘Abdi Manaf bin Zuhrah bin Kilaab. – فتجتمع أمّه مع والده فى جدّه الخامس وهو كلاب Nasab ibu dan ayah Beliau bertemu di datuk Beliau yang kelima,yaitu Kilaab – ولقد توفّى والده وهو فى بطن أمّه وعمره ثماني عشرة سنة ودفن بالمدينة ولم يترك له شيئا من المال Ayah Nabi meninggal dunia sedang beliau masih dalam kandungan ibunya; umur ayah Beliau 18 tahun,di makamkan di kota Madinah dan tidak meninggalkan harta untuk Nabi SAW. أسئلة ما نسبه من جهة أبيه ؟ ما نسبه من جهة أمّه ؟ فى أىّ جدّ تجتمع أمّه مع أبيه ؟ متى توفّى والده ؟ أين دفن ؟ Pertanyaan-pertanyaan:Siapa saja nasab Beliau dari jalur Ayah?-Siapa saja nasab Beliau dari segi Ibu?-Di datuk yang mana bertemu nasab ibu dan ayah Beliau?-Kapan Ayah Beliau meninggal dunia?-Dimana Ayah Beliau dimakamkan? الخلاصة أبوه عبد الله بن عبد المطلّب وامّه آمنة بنت وهب , يلتقى نسبهما فى جدّه الخامس , مات أبوه وهو فى بطن أمّه . Ringkasannya:Ayah Beliau,’Abdulloh bin ‘Abdil-Muth-Thalib,Ibu Beliau Aminah binti Wahab.Nasab keduanya bertemu di datuk yang kelima yaitu kilaab . Ayah Beliau meninggal dunia sedang Beliau masih dalam kandungan ibu Beliau. 3 – ولادته ورضعته (3)KELAHIRAN DAN PENYUSUAN NABI – ولد صلى الله عليه وسلّم بمكّة يوم الإثنين : الثّانى عشر من ربيع الأوّل عام الفيل Nabi dilahirkan di mekkah pada hari senin tanggal 12 Rabiul awal Tahun Gajah; – وسمّى عام ولادته عام الفيل : لأنّ المالك الحبشة أرسل عام ولادته جيشا إلى مكّة , لهدم الكعبة , وكان فيه فيل عظيم , فأهلك الله الجيش , إكراما لولادة النبىّ صلى الله عليه وسلّم Dinamakan tahun gajah,karena raja Habasyah mengirim bala tentara ke Makkah dalam tahun kelahiran Beliau itu,untuk menghancurkan ka’bah;dan dalam pasukan itu ada banyak gajah.Lalu Allah membinasakan pasukan tentara itu sebagai suatu penghormatan kepada kelahiran Nabi SAW. – وأرضعته بعد أمّه ثويبة الأسلميّة , خادمة عمّه أبى لهب , ثمّ حليمة السّعديّة , إلى أأن بلغ عمره أربع سنوات . Beliau di sususi oleh Tsuwaibah al-Islamiyah,sesudah penyusuan ibu Beliau . Tsuwaibah adalah pelayan paman Nabi yang bernama Abu Lahab . Kemudian ,Beliau disususi oleh Halimah as-Sa’diyah sampai umur 4 tahun. أسئلة متى ولد صلى الله عليه وسلّم ؟ أين ولد ؟ لماذا سمّى عام ولادته عام الفيل ؟ من أرضعته بعد أمّه ؟ Pertanyaan-pertanyaan: Kapan Nabi SAW dilahirkan?-Dimana Beliau dilahirkan?-Mengapa tahun kelahiran Nabi dinamakan dengan tahun gajah?-Siapa yang menyusui Beliau sesudah ibu beliau? الخلاصة ولد بمكّة عام الفيل , وأرضعته ثويبة الأسلميّة ؟ ثمّ حليمة السّعديّة ؟ Ringkasannya:Nabi
Wed, 08 Sep 2021 - 12min - 8 - Zakat Fitrah
Zakat fithrah : Zakat fithrah hukumnya wajib atas setiap orang islam yang mukallaf. Kewajiban itu adalah kewajiban pribadi untuk dirinya sendiri dan untuk setiap orang islam yang menjadi tanggungannya, jika keadaan orang itu mampu dan berlebihan untuk yang di makan dan untuk yang dimakan oleh semua keluarga yang menjadi tanggungannya. Kewajiban mengeluarkan zakat fithrah itu ialah pada hari raya idul fitri sebelum melakukan sholat hari raya. Takaran Zakat Fithrah, Setiap pribadi diwajibkan mengeluarkan zakat fithrah sebanyak 4 mud menurut takaran yang digunakan Nabi Muhammad saw (sama dengan 2,5 Kg) berupa bahan makanan pokok yang biasa dimakan penduduk negeri. Saat Zakat Fithrah Wajib Dikeluarkan, Saat mengeluarkan zakat fithrah ialah setelah terbenamnya matahari pada hari terakhir bulan Ramadhan (malam hari raya idul fitri). Saat yang utama mengeluarkan zakat fithrah itu sesudah selesainya sholat fajar (sholat shubuh) dan sebelum sholat hari raya dilakukan. Diharamkan mengakhirkan pengeluaran zakat fithrah sampai sholat hari raya selesai dilaksanakan. Orang-Orang yang Berhak Menerima Zakat, Zakat (baik zakat fithrah maupun zakat harta dan emas, perak, ternak, perdagangan dan lain-lain) hendaknya diberikan kepada orang-orang yang berhak menerima, yaitu 8 golongan atau siapa saja yang termasuk dalam 8 golongan yang berada di negerinya orang yang mengeluarkan zakat. Yang termasuk dalam 8 golongan adalah : 1. Para Fakir, 2. Para Miskin. 3. Para Amil Zakat (pengumpul dan penyalur zakat). 4. Para Mukallaf (orang yang dilunakkan hatinya-orang yang baru masuk islam). 5. Budak Mukatab (budak yang memperoleh janji dari tuannya akan memperoleh kemerdekaan jika dapat menebus harga dirinya). 6. Orang Ghorim (orang yang mempunyai hutang dan tidak mampu membayar kembali hutangnya). 7. Orang-orang yang berjuang di jalan Allah 8. Ibnu Sabil (perantau yang kehabisan bekal). Orang-orang yang tidak dibolehkan menerima zakat : a). Orang kaya yang memiliki harta dan pekerjaan. b). Hamba sahaya selain mukatab. c). Orang kafir. d). Orang yang ditanggung nafkahnya oleh orang yang mengeluarkan zakat. e)Keturunan Bani Hasyim. f). Keturunan Bani Muthalib. g). Orang yang akan menggunakan zakat untuk bermaksiat (kesemuanya berjumlah 7 golongan). 
Mon, 06 Sep 2021 - 11min - 7 - Zakat sapi,lembu,kambing,unta,buah,emas,perak,padiperdaganganSat, 04 Sep 2021 - 15min
- 6 - Sholat jenazah
Mabadi Fiqih Juz 3 Sholat Jenazah Yang wajib dilakukan terhadap orang yang meninggal : Yang wajib dilakukan adalah memandikan, membalut dengan kain kafan, mensholati serta menguburkan, kesemuannya ini termasuk fardhu kifayah. Memandikan mayat :Memandikan mayat itu dengan tiga kali siraman : Pertama dengan daun bidara, kedua dengan air dan yang ketiga dengan kapur barus. Memandikan mayat itu disunnahkan di tempat yang sunyi, dan memandikannya di tempat yang agak tinggi dari tanah sekitarnya. Cara memberi kain kafan : Disunnahkan memberi kain kafan pada mayat dengan tiga lapis kain (bagi mayat lelaki), dan bagi mayat perempuan dengan kain panjang, kerudung, gamis serta dua lapis kain. Yang difardhukan saat sholat jenazah : 1. Niat. 2. Empat kali takbir. 3. Membaca Al-Fatihah. 4. Membaca sholawat atas Nabi Muhammad saw. 5. Berdo’a untuk mayat sesudah takbir ketiga. 6. Berdiri ketika melakukan sholat bagi orang yang tidak berhalangan. 7. Mengucapkan salam. Menguburkan mayat : Lubang yang digali untuk menguburkan mayat sekurang-kurangnya dapat mencegah menjalarnya bau mayat itu serta dapat melindungngi dari gangguan binatang buas. Mayat yang dikubur, wajib menghadapkan wajahnya ke arah kiblat. Yang disunnatkan berkenaan dengan penguburan : Mayat itu supaya diletakkan dalam lubang kubur yang dalamnya setinggi orang berdiri dan lebarnya sama dengan orang yang membentangkan tanganya. Pipi mayat itu hendaklah ditempelkan ke tanah setelah kain kafannya dibuka sekedar cukup untuk menempelkan pipinya. Mayat itu supaya dibaringkan di liang lahad yang ditutup dengan batu merah atau kayu, kemudian ditalkinkan selesainya dikubur. Sholat atas bayi yang gugur, Jika anak bayi yang lahir belum sempurna enam bulan dalam kandungan, maka hendaklah dimandikan, diberi kain kafan dan disholati manakalah waktu dilahirkan bayi tadi dapat menjerit atau sudah nampak tanda-tanda hidup, misalkan : nafasnya naik turun atau matanya dapat berkedip atau menggerak-gerakkan tubuhnya. Apabila tanda-tanda hidup seperti di atas tidak ditemui pada anak bayi tadi, maka wajib dimandikan, dikafani, serta dikubur dan haram untuk disholati, sekalipun telah mencapai masa ditiupkannya ruh dalam badan, yakni 120 hari berada dalam kandungan. 
Sun, 15 Aug 2021 - 24min - 5 - Sholat dua hari raya
Mabadi Fiqih Juz 3 Sholat Dua Hari Raya Hukumnya sholat dua hari raya : Hukum sholat dua hari raya adalah sunnah mu’akkadah bagi orang yang mukim atau musafir, baik yang merdeka maupun hamba sahaya, cara melakukannya dengan berjama’ah ataupun sendiri-sendiri, sholatnya itu dua rakaat dan waktunya mulai terbitnya matahari hingga lingsir. Cara melakukan sholat hari raya : 1. Bertakbir yang pertama, yaitu takbiratul ihram. 2. Kemudian membaca do’a iftitah dan ta’awwudz. 3. Kemudian bertakbir tujuh kali. 4. Kemudian membaca Al-Fatihah dan surat dengan mengeraskan suara sedangkan dalam rakaat kedua bertakbir lima kali sesudah takbir berdiri dari sujud. 5. Kemudian imam berkhutbah dua kali khutbah. Dalam khutbah pertama supaya bertakbir sembilan kali dan dalam khutbah kedua bertakbir tujuh kali. Hal-hal yang disunnatkan pada dua hari raya : 1. Mandi, 2. Berhias dengan menggunakan pakaian yang bagus. 3. Bertakbir dengan mengeraskan suara, baik di rumah, di pasar maupun di jalan raya. Bertakbir itu dimulai sejak permulaan malam hari raya sampai saatnya imam mulai mengerjakan sholat. 4. Untuk hari raya idul Adha, membaca takbir sesudah habis setiap sholat lima waktu, sejak Shubuh hari Arafah hingga Asharnya hari Tasyrik (takbiran ini khusus hari raya idul Adha). Dan semalam suntuk untuk hari raya idul Fitri. 
Thu, 12 Aug 2021 - 08min - 4 - Sholat jum'at
Mabadi Fiqih Juz 3 Sholat Jum'at Hukum Sholat Jum’at, Hukum sholat jum’at adalah fardhu ’ain atas setiap pribadi orang islam, mukallaf, lelaki, sehat badanya lagi pula yang mustauthin (yang menetap di kotanya dan tidak dalam bepergian). Syarat-syarat agar sholat jum’at itu menjadi sah : 1. Sholat jum’at itu agar diadakan di suatu negeri atau desa. 2. Hendaklah dilakukan secara berjama’ah sebanyak 40 orang. 3. Waktu dimulai hingga sholatnya dikerjakan pada waktu Dhuhur. 4. Supaya didahului dengan khutbah dua kali. 5. Jangan sampai didahului atau bersamaan waktunya dengan sholat jum’at lain di negeri itu. Syarat-syaratnya kedua khutbah : 1. Khotib supaya suci dari hadats (besar maupun kecil), 2. Baik pakain, badannya dan tempatnya berkhutbah hendaklah suci dari semua najis. 3. Khatib supaya menutupi aurat. 4. Supaya berdiri dalam berkhutbah kalau kuasa. 5. Diselingi duduk antara dua khutbah dengan kadar dapat tuma’ninah. 6. Mengeraskan suaranya hingga dapat didengar oleh sekurang-kurangnya 40 orang yang hadir. 7. Supaya melakukan muwalat antara dua khutbah, dan antara khutbah dengan sholat. Yang menjadi rukun-rukunnya dua khutbah : 1. Bertahmid ( Mengucapkan Alhamdulillah ). 2. Bersholawat atas Nabi Muhammad saw. 3. Berwasiat dengan taqwa, seperti ucapan Uushikum Waiyyaaya Bitaqwallah ( saya berwasiat kepada saudara-saudara dan kepada diriku sendiri dengan taqwa kepada Allah ) atau : Athie’ullah ( taatlah kamu sekalian kepada Allah ). Wasiat demikian dalam kedua khutbah. 4. Membaca ayat Al-Qur’an dengan sempurna, memahamkan dengan pengertian yang tidak meragukan dalam salah satu dua khutbah. 5. Berdo’a ( berkenaan dengan hal keakhiratan ) juga untuk seluruh kaum mukmin dalam khutbah akhir. Beberapa uzur meninggalkan sholat jum’at : Sholat jum’at itu gugur dikarenakan orang itu : sakit, lumpuh, buta, juga karena hujan yang lebat. Yang dapat dianggap mendapatkan sholat jum’at : Orang dapat dianggap mendapatkan sholat jum’at manakalah memperoleh satu rakaat beserta imam. Yang mana satu rakaat itu imam mengeraskan bacaan Fatihah dan suratnya, tetapi kalau tidak mendapatkan satu rakaat saja, hendaklah orang itu berniat sholat jum’at dengan menyempurnakan sebagaimana sholat Dhuhur (dengan mengerjakan empat rakaat). Sunnah-sunnahnya jum’at : 1. Mandi dan membersikan diri. 2. Memotong kuku. 3. Memakai wangi-wangian. 4. Mengenakan pakain serba putih. 5. Tekun mendengarkan khutbah. 6. Berangkat ke masjid lebih awal (selain yang menjadi khutbah). 
Wed, 11 Aug 2021 - 12min - 3 - Sholat musafir
Mabadi Fiqih Juz 3 Shalat Musafir Sholatnya Musafir,: Orang musafir (orang yang sedang dalam bepergian) dibolehkan mengqashar (mengurangi bilangan rakaat) dari sholat golongan empat rakaat, juga dibolehkan menjama’ (menghimpun) antara shalat Dhuhur dengan Ashar dan shalat Maghrib dengan Isya’ baik secara taqdim (mendahulukan : Dhuhur dengan Ashar dikerjakan waktu Dhuhur, Maghrib dengan Isya’ dikerjakan waktu Maghrib) dan boleh secara ta’khir (mengakhirkan : Dhuhur dengan Ashar dikerjakan waktu Ashar, Maghrib dan Isya’ dikerjakan waktu Isya’). Syarat-syarat agar mengqashar menjadi sah : 1. Jarak musafir itu sejauh dua marhalah yang sama dengan perjalanan sehari semalam menurut jalannya binantang yang bermuatan (kurang lebih dua belas mil, yang satu milnya sama dengan 4000 langkah, atau kira-kira 80 kilometer). 2. Orang musafir itu bertujuan pergi ke tempat yang ditentukan. 3.Perginya (safarnya) orang itu bukan untuk bermaksiat. 4. Orang musafir itu supaya berniat mengqashar sholatnya pada setiap melakukan sholat yang diqashar. 5. Orang yang musafir jangan bermakmum kepada orang mukim (orang yang menetap dan tidak musafir). Syaratnya jama’ taqdim : 1. Musafir itu melakukan sholat yang memiliki waktu taqdim (yaitu, waktu Dhuhur dan Maghrib). 2. Supaya berniat melakukan jama’ pada saat melakukan sholat yang pertama. 3. Supaya melakukan muwalat antara dua sholat yang di jama’, jadi antara sholat yang pertama dengan sholat yang kedua jarak waktunya jangan terlampau lama dipisahkan (pendek saja). 4. Jangan sampai safarnya terputus sebelum masuk waktu yang kedua. Syaratnya jama’ ta’khir : 1. Niat melakukan jama’ ta’khir pada waktu mengerjakan sholat yang pertama. 2. Masih tetap dalam keadaan musafir hingga selesainya kedua sholat yang di jama’. 
Tue, 27 Jul 2021 - 09min - 2 - Hal-hal mengenai makmum
Mabadi Fiqih Juz 3 Hal-Hal Mengenai Makmum Makmum itu terbagi dua, yaitu: 1. Makmum Masbuq (makmum yang ketinggalan), dan 2. Makmum Muwafiq (makmum yang bertepatan). Makmum Masbuq yaitu: makmum yang tidak memperoleh waktu dalam mengikuti imam, yang waktu tadi cukup digunakan untuk membaca Al-Fatihah. Makmum Muwafiq yaitu: makmum yang memperoleh waktu bersama imam, yang waktu tadi cukupdigunakan untuk membaca Al-Fatihah. Hukum-Hukum Makmum Masbuq: 1. Jika makmum masbuq mendapati imam sedang ruku’, maka makmum tadi hendaklah mengikuti imam yang sedang ruku’, maka gugurlah kewajiban membaca Fatihah bagi dirinya. Hal yang demikian dapat dianggap sudah memperoleh satu rokaat bagi makmum tersebut asalkan ia sempat melakukan tuma’ninah bersama imam. (Penjelasan : Kalau makmum itu tidak memperoleh kesempatan melakukan tuma’ninah bersama imam, disebabkan karena imam terus berdiri disaat makmum mengikuti ruku’, maka makmum tersebut tidak dapat dianggap memperoleh satu rakaat.), 2. Jika makmum masbuq itu mendapatkan imam dalam keadaan masih berdiri, tetapi imam itu lalu ruku’ sedangkan imam tersebut belum sepat menyempurnakan bacaan Fatihah, maka makmum hendaklah mengikuti ruku’ apabila makmum itu tidak sedang menyempurnakan bacaan iftitah atau ta’awwudz. Makmum yang demikian telah gugur dari dirinya mana-mana yang tertinggal dari bacaan Fatihahnya dan sudah dapat dianggap memperoleh satu rakaat. 3. Jika makmum masbuq itu mendapatkan imam dalam keadaan masih berdiri sedang makmum tadi masih sibuk dengan bacaan iftitah atau ta’awwudz, tiba-tiba imam itu ruku’ sedang makmum tadi belum sempat menyempurnakan Fatihah, maka makmum hendaklah sedikit menangguhkansekedar waktu yang cukup untuk membaca do’a iftitah atau ta’awwudz. Jika dengan penangguhan itu makmum memperoleh kesempatan untuk menyertai ruku’ bersama imam, maka makmum tadi dianggap dapat memperoleh satu rakaat. Tetapi apabila imamnya lalu berdiri untuk beri’itidal sebelum makmum itu sempat ruku’, maka makmum tadi berarti tertinggal satu rakaat. Seterusnya apabila imam itu lalu sujud dan makmum masih belum dapat menyelesaikan, maka batallah sholat makmum masbuq itu., jika ia tidak dengan segera niat mufaraqah (berpisah dari imam). Hukum Makmum Muwafiq: 1. Makmum Muwafiq itu diwajibkan melengkapi bacaan Fatihahnya apabila imamnya melakukan ruku’, maka wajiblah makmum itu surat ke belakang (tidak diperkenankan ruku’ untuk melengkapi bacaan Fatihahnya), 2. Jika makmum itu surat ke belakang untuk menyempurnakan bacaan Fatihahnya, maka dibolehkan mundur dari imam dengan tiga macam rukun sholat, apabila terdapat salah satu uzur dari berbagai uzur yang tercantum dibawah ini, yaitu: Pertama : Apabila makmum muwafiq itu memang lambat bacaannya bukan dikarenakan was-was sedangkan imamnya sedang-sedang saja bacaannya (menurut kebiasaan). Kedua : Apabila makmum muwafiq itu lupa membaca Fatihah dan baru sadar kalau ia lupa sebelum melakukan ruku’ bersama imam, oleh karenanya, andaikan ia sadar bahwa ia kelupaan sesudah ruku’, maka ia tidak perlu lagi menyempurnakan bacaan Fatihahnya, bahkan ia wajib terus mengikuti imam dan makmum muwiq yang demikian wajib menunaikan satu rakaat sesudah salamnya imam (rakaatnya yang pertama tidak dapat dianggap), Ketiga : Apabila makmum muwafiq itu sibuk dengan bacaan iftitah atau ta’awwudz karena menyangka bahwa dia dapat menyempurnakan bacaan Fatihahnya, tetapi kenyataannya ia tidak dapat. Atau kalau ia sudah yakin sebelumnya bahwa ia akan terlambat membaca Fatihah (tetapi masih terus saja dengan membaca do’a iftitah dan ta’awwudz), kemudian tidak dapat menyertai imam di waktu ruku’, maka makmum tersebut kehilangan satu rakaat. Oleh sebab itu wajib menggenapi satu rakaat lagi sesudah salamnya imam. 
Wed, 26 May 2021 - 32min - 1 - Sholat berjamaah
Mabadi Fiqih Juz 3 Sholat Berjama’ah Sholat berjama’ah hukumnya fardhu kifayah bagi lelaki yang bermukim (bukan musafir) pada setiap sholat lima waktu, sedang sholat jum’at hukumnya fardhu ’ain. Syarat-Syarat Apa yang Diharuskan Bagi Makmum: 1. Makmum supaya niat mengikuti imam, 2. Tempat makmum tidak boleh lebih maju dari imam, 3. Makmum supaya mengetahui gerak perpindahan imam walaupun dengan perantara orang atau benda, 4. Makmum berusaha agar mendekati imam selain di masjid, 5. Jangan ada penghalang antara makmum dan imam, 6. Makmum jangan mendahului atau melambatkan dari imam dengan dua macam rukun fi’li (gerakan badan) tanpa ada halangan, 7. Makmum jangan mendahului atau bersamaan dengan imam dalam mengucapkan takbiratul ihram, 8. Makmum supaya bersesuaian dalam melakukan hal-hal yang sunnah, dan sangat tercela bila tidak mengikuti, misalnya: tasyahhud awal dan sujud sahwi, 9. Jangan sampai makmum itu mempunyai persangkaan kalau imamnya wajib mengulangi sholatnya, misalnya: berperasangka kalau imam itu batal wudhu’nya dan lain-lainnya. Orang-Orang yang Sah Diikuti: Sah sholatnya seseorang bila mengikuti orang yang sah sholatnya, kecuali orang lelaki mengikuti orang perempuan, orang yang baik bacaannya mengikuti orang yang tidak pandai membaca. Juga tidak sah sholatnya orang yang sholat tepat pada waktunya mengikuti orang yang sholat gadha’ (yang waktunya tidak tetap dan dapat ditentukan). Orang-Orang yang Makruh untuk Diikuti: Makruh sholatnya seseorang dibelakang orang yang dibenci oleh sebagian kaum (golongan terbanyak), dibelakang kanak-kanak, di belakang orang yang lahin (buruk bacaannya) yang bacaannya dapat merubah arti yang dibaca, di belakang orang yang belum di khitan sekalipun sudah baligh, di belakang orang yang ceroboh yang tidak dapat menjaga najis dengan baik. 
Fri, 16 Apr 2021 - 27min
Podcast simili a <nome>
Al-Quran Al-kareem Al-Quran Al-kareem
dakwah.me - Ustadz Adi Hidayat dakwahme
KH ANWAR ZAHID OFFICIAL Dakwah NU
Bagong Ndagel Dhiyon Daimonos
Ngaji Bareng Gus Baha Gus Baha
Kumpulan Ceramah Agama Islam IWAN
K.H. ZAINUDDIN MZ K.H. ZAINUDDIN MZ
Ludruk Cak Kartolo dkk Ludrukan
Bodor Sunda Mang Udin
Seni Sunda Wayang Golek Mohamad Rohmat
Murottal Qur'an Terjemahan Audio Indonesia Muslim
Pengajian KH Anwar Zahid Pengajian KH Anwar Zahid
Kumpulan Dakwah Sunnah PodcastSunnah
Wayang Kulit Indonesia Raden Ontoseno
Radio Rodja 756 AM Radio Rodja 756AM
Murotal Metode Ummi Rumah Digital Education (sutego)
Wayang golek SI CEPOT
Spesial Horor Spesial Horor
Sinau Bareng Cak Nun Telat Cerdas
Ustad Das'ad Latif Ustad Das'ad Latif
Al Quran dan Terjemahan wahyu hanan
Ludruk Jawa Timur Yohan Arie Chandra
Kajian Islami Bersama Ustad Abdul Somad Yuda Prawira
Quran Indonesian القرآن الكريم
